Hasil RUPST Telkom 2022, Telkomsel Fokus Perkuat Bisnis Broadband TelkomGroup

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 31 Mei 2023 | 07:30 WIB
Telkom melalui RUPS Tahun ini memperoleh persetujuan pemegang saham independen atas aksi korporasi pemisahan segmen usaha (spin-off) IndiHome ke Telkomsel.  (DOK. Telkom)
Telkom melalui RUPS Tahun ini memperoleh persetujuan pemegang saham independen atas aksi korporasi pemisahan segmen usaha (spin-off) IndiHome ke Telkomsel. (DOK. Telkom)

Kabar BUMN - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2022 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menyetujui aksi pemisahan segmen usaha (spin-off) IndiHome ke Telkomsel. RUPST dilaksanakan pada Selasa (30/5) di Jakarta.

Pemisahan IndiHome dalam rangka implementasi Fixed Mobile Convergence (FMC) dan merupakan bagian dari strategi utama perusahaan “Five Bold Moves”.

Bagi Telkom langkah strategis ini mendukung terciptanya inklusi digital melalui peningkatan keandalan konektivitas yang lebih luas dan merata bagi masyarakat.

Baca Juga: Jadi Pesawat Komersil Terbesar di Dunia, Angkasa Pura Airports Siap Sambut Airbus A380 Emirates

Sinergi antara IndiHome dan Telkomsel, yang merupakan pemimpin pasar bisnis broadband, diharapkan akan memudahkan masyarakat dalam mengakses beragam layanan digital.

Dari sisi bisnis, integrasi layanan broadband ini diharapkan dapat menjadikan belanja modal (capital expenditure) perusahaan lebih efisien dan mampu menciptakan nilai yang optimal bagi seluruh pemangku kepentingan.

Sejalan dengan arahan Menteri BUMN, ke depannya Telkomsel akan fokus menjalankan segmen bisnis Business to Customer (B2C), sementara Telkom fokus pada segmen Business to Business (B2B).

Baca Juga: Tim Inovasi Pusri Meraih Penghargaan di Ajang ICC OSH 2023

Potensi pasar yang besar dan masih banyak perusahaan maupun instansi yang memerlukan dukungan digitalisasi menjadi peluang bagi Telkom untuk menjadi pemain besar di segmen bisnis B2B.

"Kami berterima kasih kepada para pemangku kepentingan atas dukungan kepada Telkom untuk mencapai kinerja terbaik serta mengapresiasi kepercayaan yang senantiasa diberikan, terutama dalam upaya perseroan melakukan transformasi,” jelas Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah.

Persetujuan atas implementasi FMC, menurutnya, menjadi penting dalam langkah transformasi perseroan untuk menciptakan nilai yang optimal baik bagi perusahaan, pelanggan, masyarakat, pemegang saham dan pemerintah.

Baca Juga: 1,5 Juta Dosis Vaksin Pentavalen Disalurkan Bio Farma ke Negara Nigeria, Demi Jaga Ketahanan Kesehatan Dunia

Selain itu, integrasi ini sejalan dengan fokus Telkom untuk menjadi pemain dan pemimpin di pasar bisnis B2B.

Dengan diperolehnya persetujuan pemegang saham independen, maka proses integrasi IndiHome ke Telkomsel diharapkan selesai pada awal kuartal ketiga 2023.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini