Kabar BUMN - PT Pupuk Indonesia (Persero) telah menyiapkan stok pupuk bersubsidi sebanyak 966 ton atau setara 126 persen dari ketentuan di Gudang Lini III wilayah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatra Utara.
Per tanggal 29 Mei 2023, jumlah tersebut terdiri dari pupuk urea sebanyak 467 ton dan NPK sejumlah 500 ton.
“Pupuk Indonesia berkomitmen untuk menjaga ketersediaan pupuk bersubsidi di wilayah Kabupaten Sergai. Pupuk tersebut adalah stok pupuk yang disiapkan sesuai ketentuan dan akan disalurkan kepada petani yang berhak sesuai data e-Alokasi,” jelas VP Penjualan Wilayah I Pupuk Indonesia Wawan Arjuna.
Baca Juga: Dukung Pencapaian Net Zero Emission (NZE) 2060, Bank Mandiri Konsisten Dorong Aspek ESG
Pupuk Indonesia mencatat telah menyalurkan pupuk bersubsidi sebesar 8.846 ton hingga tanggal 29 Mei 2023 di Kabupaten Sergai, Sumatera Utara. Rinciannya, pupuk urea sebesar 5.219 ton dan NPK sebesar 3.627 ton.
Adapun di wilayah Sumatra Utara, Pupuk Indonesia telah menyalurkan 136.264 ton dengan rincian Urea sebesar 80.172 ton dan NPK sebesar 59.092 ton.
Sementara stok pupuk bersubsidi di Provinsi Sumatera Utara per tanggal 29 Mei 2023 tercatat sebesar 15.778 ton atau setara 135 persen dari ketentuan minimum pemerintah. Rinciannya, urea sebesar 9.720 ton dan NPK sebesar 6.058 ton
Baca Juga: Hasil RUPST Telkom 2022, Telkomsel Fokus Perkuat Bisnis Broadband TelkomGroup
Ketersediaan stok pupuk bersubsidi diatur Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 04 Tahun 2024. Yakni, Pupuk Indonesia sebagai produsen dan penyalur pupuk bersubsidi harus menyiakan stok paling sedikit untuk kebutuhan selama dua minggu ke depan.***
Artikel Terkait
Pupuk Indonesia Dukung Digitalisasi Sektor Pertanian
Dukung Digitalisasi Sektor Pertanian, Pupuk Indonesia Terapkan Aplikasi REKAN
Pupuk Indonesia Gandeng Jepang Jajaki Pengembangan Energi Bersih
Pupuk Indonesia Gandeng Jepang Jajaki Pendanaan Pengembangan Energi Bersih
Waspada Barang Tiruan, Pupuk Indonesia: Jangan Tergiur Harga Murah