Baca Juga: Bio Farma Pertahankan Peringkat Platinum ASRRAT 2025, Bukti Konsistensi Penerapan ESG
Di Aceh, gangguan listrik dan jaringan membuat tiket digital tak dapat diakses. ASDP segera kembali membuka tiket manual agar masyarakat tetap bisa menyeberang tanpa hambatan teknologi.
Sementara di Singkil, longsor di Rimo memutus jalan sehingga kapal menjadi satu-satunya moda untuk evakuasi. KMP Teluk Sinabang dan KMP Aceh Hebat 3 kini disiagakan penuh untuk mengangkut warga, karyawan, dan bantuan menuju Pulau Banyak dan Pulau Sinabang.
Untuk memperkuat komunikasi, kantor pusat ASDP mengirimkan telepon satelit ke empat cabang terdampak: Danau Toba, Singkil, Banda Aceh, dan Padang. Perangkat ini menjadi tulang punggung koordinasi ketika jaringan seluler nyaris hilang.
Baca Juga: Menyusuri Keindahan Gua-gua di Pacitan, Kota yang Berjuluk 1001 Gua
Keselamatan Prioritas Utama
Sementara itu, Kementerian Perhubungan turut mengawal dinamika situasi di lapangan. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan belasungkawa atas bencana yang terjadi dan menegaskan bahwa seluruh jajarannya siaga penuh.
“Seluruh lini transportasi bergerak cepat membantu penanganan bencana ini. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” ujar Menhub Dudy.
Baca Juga: Badak LNG Sapu Empat Penghargaan di IQSA 2025, Sukses Pertahankan Rekam Jejak 19 Tahun Tanpa LTI
Kemenhub memastikan sejumlah pelabuhan penyeberangan tetap beroperasi dengan penyesuaian, termasuk penguatan pemantauan cuaca dan pengaturan arus kendaraan evakuasi.
Di Aceh dan Sumatera Utara, terminal dan pelabuhan tetap dibuka dengan dukungan genset dan komunikasi satelit, sementara tim BPTD menjaga agar arus logistik, termasuk sembako dan BBM, dapat bergerak tanpa hambatan.
Koordinasi dengan BNPB, Basarnas, pemerintah daerah, dan operator transportasi terus diperkuat untuk mempercepat pemulihan jaringan transportasi.
Baca Juga: Kolaborasi untuk Anak Bangsa: PT TIMAH Serahkan Bantuan MBG ke Pelajar SDN 24 Tanjungpandan
Meski situasi belum sepenuhnya pulih, tanda-tanda pemulihan sudah terlihat. Warga Sibolga mulai membersihkan rumah mereka yang sebelumnya terendam banjir. Air mulai surut di banyak wilayah, dan konektivitas komunikasi perlahan kembali.
Di antara jalan yang retak dan tanah yang belum sepenuhnya stabil, ada harapan yang tumbuh dari kerja sama antara masyarakat, pemerintah, dan operator layanan publik.
ASDP memastikan layanan penyeberangan tetap menjadi jembatan kehidupan: menghubungkan, mengirim bantuan, dan menjaga mobilitas masyarakat.
Artikel Terkait
Gelar Operasi Bibir Sumbing, ASDP Kembalikan Senyum Indah dan Harapan 100 Anak Indonesia
ASDP Terapkan Diskon Hingga 19% Selama Liburan Akhir Tahun
ASDP Siapkan Operasi Terintegrasi di Jalur Sumatera–Jawa–Bali untuk Kelancaran Nataru 2026
Cuaca Ekstrem Melanda Sumatera, ASDP Imbau Pengguna Jasa Utamakan Keselataman
ASDP Raih Penghargaan Top CSR of The Year, Bukti Keberhasilan Program TJSL Berdampak Luas