PHE ONWJ Hasilkan Uji Produksi 1.097 BOPD dari Kerja Ulang Pindah Lapisan Sumur LD-10

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 1 Desember 2025 | 10:31 WIB
PHE ONWJ menyelesaikan kegiatan Kerja Ulang Pindah Lapisan (KUPL) pada Sumur LD-10 Lapangan Lima, yang berlokasi di lepas pantai utara Jawa Barat.  (DOK. PHE ONWJ)
PHE ONWJ menyelesaikan kegiatan Kerja Ulang Pindah Lapisan (KUPL) pada Sumur LD-10 Lapangan Lima, yang berlokasi di lepas pantai utara Jawa Barat. (DOK. PHE ONWJ)

Kabar BUMN - PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) menyelesaikan kegiatan Kerja Ulang Pindah Lapisan (KUPL) pada Sumur LD-10 Lapangan Lima, yang berlokasi di lepas pantai utara Jawa Barat.

Sumur LD-10 mencatat hasil uji produksi sebesar 1.097 BOPD dengan kadar air 6%, pada 25 November 2025.

Uji produksi sumur LD-10 ini dilakukan menggunakan metode injeksi gas lift, yakni metode yang digunakan untuk meningkatkan aliran minyak dari sumur ketika tekanan alami sumur tidak mampu mendorong fluida ke permukaan.

Baca Juga: PLN EPI Sabet 10 Penghargaan Global LACP Spotlight dan Inspire Award 2025

Kegiatan KUPL ini menargetkan lapisan L-30 dan L-29 (Formasi Main) yang merupakan kompartemen baru di area timur laut Lapangan Lima.

Penentuan target ini didukung oleh evaluasi dan analisa petrofisika yang menghasilkan pembuktian potensi baru berdasarkan perbandingan dengan struktur lain di Lapangan Lima.

Direktur PHE ONWJ Rachmat Hidajat mengatakan, “Keberhasilan ini merupakan bukti komitmen dan kerja nyata PHE ONWJ dalam upaya meningkatkan produksi migas untuk mendukung kemandirian energi nasional.”

Baca Juga: Bantuan Bank Mandiri Mengalir ke Sumatera. Ribuan Paket Darurat untuk Warga yang Membutuhkan

Menurutnya, pencapaian ini menunjukkan bahwa dengan perencanaan yang tepat dan eksekusi yang disiplin dapat menemukan peluang baru dari aset-aset mature.

Secara operasional, sumur LD-10 merupakan sumur lama yang sudah tidak berproduksi sejak 2019, namun masih memiliki potensi untuk dioptimalkan kembali.

Program kerja ulang ini berlangsung selama 24 hari, dan berhasil diselesaikan dengan biaya yang efisien, 82,15% dari anggaran yang disetujui SKK Migas.

Baca Juga: Gerak Cepat BULOG Pulihkan Distribusi Pangan di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Pekerjaan di Sumur LD-10 akan melanjutkan dengan rangkaian uji produksi lanjutan, dan kemudian dialirkan dengan laju optimum melalui optimasi injeksi gas lift untuk menjaga stabilitas laju produksi.

“Selanjutnya, PHE ONWJ akan terus menjalankan upaya-upaya operasi hulu migas berkelanjutan lainnya, baik melalui optimasi lapangan, inovasi teknologi, maupun peningkatan efisiensi operasi,” ungkap General Manager PHE ONWJ Muzwir Wiratama.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini