Distribusi BBM Mulai Pulih, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Genjot Penyaluran di Sumatera Barat

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Selasa, 2 Desember 2025 | 18:45 WIB
Pertamina Patra Niaga Sumbagut memastikan penyaluran BBM di wilayah terdampak bencana berjalan lancar. (Dok. Pertamina Patra Niaga)
Pertamina Patra Niaga Sumbagut memastikan penyaluran BBM di wilayah terdampak bencana berjalan lancar. (Dok. Pertamina Patra Niaga)

Kabar BUMN - Upaya percepatan pemulihan energi terus digencarkan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) setelah akses jalan menuju Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Barat telah kembali terbuka pascabencana banjir dan longsor.

Dalam rangka menjaga pasokan bagi masyarakat, Pertamina memastikan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) berjalan aman dan terkontrol.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw menyampaikan bahwa pihaknya terus bergerak cepat agar layanan energi tetap tersedia di tengah proses pemulihan.

Baca Juga: Pesona Tersembunyi Pantai-Pantai di Garut, Panorama Pesisir Selatan yang Menawan

Ia menuturkan, 64 SPBU di wilayah Sumatera Barat kini beroperasi siaga 24 jam dari total 154 SPBU yang ada di provinsi tersebut.

“Penambahan jam operasional ini menjadi upaya Pertamina untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses BBM di tengah kondisi pemulihan pascabencana,” ujar Fahrougi.

Meski bencana beberapa hari terakhir sempat mengganggu proses distribusi, Fahrougi menegaskan bahwa seluruh SPBU di Sumatera Barat berada dalam kondisi aman dan tidak terdampak langsung oleh kejadian tersebut.

Baca Juga: Pertamina Salurkan TJSL Rp11,5 Miliar untuk Pendidikan di Magelang

Operasional SPBU sebenarnya tetap normal, namun sempat terhambat akibat akses jalan yang terputus di sejumlah titik.

Beberapa ruas jalan nasional yang sebelumnya terdampak dan mengakibatkan suplai BBM tersendat meliputi Jalan Nasional Bukittinggi – Pasaman, Kecamatan Palupuh Kabupaten Agam, jalur Padang Panjang – Sicincin KM 63 Kabupaten Padang Pariaman, Jalan Lolo – Surian Kabupaten Solok menuju Kabupaten Solok Selatan, serta sejumlah titik yang terendam banjir akibat luapan sungai sehingga akses distribusi tertutup sementara.

Pertamina menyampaikan bahwa per 1 Desember sejumlah jalur alternatif telah dapat dilalui, dan mobil tangki BBM mulai menyesuaikan rute distribusi agar pasokan ke seluruh SPBU terdampak dapat segera pulih.

Baca Juga: Bank Mandiri Perkuat Pendanaan Hijau Lewat Penerbitan Obligasi Berkelanjutan Rp5 Triliun

Sejalan dengan itu, pihak SPBU telah bersiap membersihkan area dan memaksimalkan fasilitas untuk operasional penuh.

“SPBU di Sumatera Barat tidak berhenti beroperasi karena jalan yang lumpuh akibat banjir dan longsor.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini