KMP Jatra II Milik ASDP Gerak Cepat Pulihkan Bencana Sumatera, Angkut 50 Ton Bahan Pokok dan 7 Excavator Menuju Sibolga

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Sabtu, 6 Desember 2025 | 06:40 WIB
Kapal milik ASDP, KMP Jatra II, berlayar membawa bantuan untuk masyarakat Sibolga dan Nias, Sumatera Utara. (Dok. ASDP)
Kapal milik ASDP, KMP Jatra II, berlayar membawa bantuan untuk masyarakat Sibolga dan Nias, Sumatera Utara. (Dok. ASDP)

Dari posko keberangkatan di Teluk Bayur tercatat 53 penumpang terdiri dari relawan, sopir, dan operator alat berat, serta 21 kendaraan menuju Sibolga.

Baca Juga: Siap Level Up Kariermu? PT MUM Sedang Cari Staf Operasional Berpengalaman

Muatan mencakup 1 sepeda motor, 1 mobil pribadi, 3 pick-up, 9 truk, dan 7 alat berat excavator PC 200/210 long arm.

Seluruh penumpang dan kendaraan yang membawa bantuan dibebaskan dari biaya tiket sebagai bentuk komitmen ASDP terhadap misi kemanusiaan.

Kolaborasi dan Solidaritas Jadi Kunci

Baca Juga: Jajanan Musim Dingin yang Mudah Ditemukan di Kaki Lima Korea Selatan

General Manager ASDP Cabang Padang Hari Gunanto menjelaskan bahwa keberangkatan ini merupakan hasil koordinasi intensif dengan berbagai pihak di lapangan.

“Kami berkolaborasi erat dengan Pelindo Regional 2 Teluk Bayur selaku operator pelabuhan untuk memastikan kelancaran bongkar muat, pengaturan antrian, dan kesiapan dermaga.

"Pelindo memberikan dukungan penuh sejak proses tambat hingga fasilitas operasional di pelabuhan,” ujarnya.

Baca Juga: Bantuan dari Kementerian ESDM dan PLN Disambut Haru Warga Desa Blang Panjoe Aceh

Ia menambahkan bahwa sinergi BUMN Karya juga berperan signifikan dalam teknis pengiriman bantuan.

“Banyak bantuan alat berat dan logistik yang dikirim melalui jaringan BUMN Karya.

"Mereka sangat responsif dan siap bergerak cepat, sehingga proses konsolidasi logistik di Padang dapat dilakukan tanpa hambatan berarti,” jelasnya.

Baca Juga: Telkom Solution Mantapkan Peran sebagai Penggerak Transformasi Digital Lewat Teknologi AI untuk Industri Nasional

Selain dukungan lembaga resmi, masyarakat juga menjadi kekuatan besar dalam operasi solidaritas ini.

Sejak hari pertama bencana, warga dari berbagai wilayah di Sumatera Barat —Padang, Pariaman, Pesisir Selatan, hingga komunitas perantau Sumut — bahu-membahu menghimpun bantuan berupa air minum, pakaian layak, bahan pokok, hingga perlengkapan bayi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini