Adapun kegiatan ini dibuka dengan sesi permainan interaktif yang diarahkan oleh Dewi Astria Anitasari, SH, selaku Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Pertama, Khusnul Khatimah, selaku Operator, dan Arpinah, selaku Konselor.
Setelah sesi permainan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi tentang kekerasan seksual dan tindakan perundungan atau bullying yang kerap terjadi dan dilakukan oleh pelajar.
Kegiatan ini disambut baik dan diikuti dengan sangat antusias oleh seluruh peserta.
Melalui rangkaian kegiatan ini pula, siswa dan siswi menjadi tergerakkan untuk menjadi berani dalam berbicara, mengutarakan pendapat, ataupun speak up terhadap permasalahan yang acap kali terjadi di lingkungan sekolah, yakni tentang kekerasan.
Baca Juga: Tanah Lot-nya Sukabumi, Pantai Karang Gantungan Tawarkan Suasana Wisata Ala Bali
Dengan demikian, mewujudkan Generasi Emas 2045 bukanlah sekadar mimpi belaka, melainkan sebuah harapan yang bisa diraih dengan langkah kolaborasi dan langkah nyata.***
Artikel Terkait
Dorong Gaya Hidup Sehat di Tempat Kerja, Badak LNG Luncurkan Program “GASBRO” untuk Bantu Pekerja Berhenti Merokok
Jejak Hijau Badak LNG Dapat Pengakuan di Hari Lingkungan Hidup 2025, Kantongi Penghargaan PROPERLINK
Tiga Tahun Berjalan, Akar Ranting Badak LNG Konsisten Lawan Stunting di Bontang
Badak LNG Meraih Tiga Penghargaan Provinsi untuk Inisiatif Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Badak LNG Sapu Empat Penghargaan di IQSA 2025, Sukses Pertahankan Rekam Jejak 19 Tahun Tanpa LTI