Ungkapan serupa datang dari Muhammad Nur Ramadhan, juga dari Pekanbaru.
“Kami akan memanfaatkan peluang ini dengan baik dan menjadikan pelatihan ini sebagai bekal kami di dunia kerja.
"Semoga PHR terus menghadirkan program-program vokasi yang memberdayakan pemuda daerah, agar kami bisa tumbuh menjadi generasi yang mandiri dan berdaya saing,” tuturnya.
Baca Juga: Transformasi Digital Kian Melaju, TASPEN Raih Predikat Tertinggi Top Digital Awards 2025
Suasana keberangkatan semakin hangat karena turut dihadiri perwakilan orang tua peserta.
Kepergian 24 pemuda ini bukan sekadar cerita tentang pelatihan, melainkan simbol harapan baru bagi generasi muda Riau untuk mengambil peran lebih besar dalam mendukung ketahanan energi nasional.
PHR menunjukkan komitmennya bukan hanya melalui operasi migas yang aman dan andal, tetapi juga melalui pelibatan dan pengembangan masyarakat agar keberlanjutan industri selaras dengan kesejahteraan warga.
Baca Juga: Pertamina Perkuat Distribusi Energi dan Bantuan untuk Wilayah Sumatera yang Dilanda Bencana
Sebelumnya, PHR juga telah memberangkatkan 36 putra-putri Riau untuk program sertifikasi serupa pada Agustus 2025, terdiri dari 24 peserta bidang Roustabout/Helper dan 12 peserta bidang Mekanik helper/motoris.
Saat ini, seluruhnya sedang dalam masa magang sebagai bagian dari program tersebut.***
Artikel Terkait
PHR Buka Lowongan Magang untuk Fresh Graduate, Kesempatan Berkarier di Industri Migas!
Forum Strategis PHR 2025 Hadirkan Ragam Inovasi untuk Ketahanan Energi Indonesia
Peluang Magang PHR Dibuka: Akses Karier Migas untuk Fresh Graduate
Penguatan Keamanan Energi Nasional, PHR dan TNI Laksanakan Apel Kesiapsiagaan di Rumbai
PHR Zona 1 Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Aceh Tamiang dan Langkat