Baca Juga: Aksi Hijau Karyawan Telkom, Tanam Mangrove untuk Masa Depan Pesisir
Bank Mandiri tidak pernah meminta kerahasiaan data nasabah termasuk nomor kartu, OTP, CVV, CVC, dan lainnya. Selain itu, nasabah dihimbau untuk tidak mudah terpancing untuk mengklik atau menginstal file berformat APK.
Adapun hingga Oktober 2025, Livin' by Mandiri telah diunduh hampir sebanyak 35,8 juta kali. Platform digital tersebut juga telah mengelola hingga 3,3 miliar transaksi.
Meningkat 5% secara year-on-year (YoY). Begitu pula, jumlah nilai transaksi Livin’ by Mandiri mencapai Rp 3.621,8 triliun. Melesat 9% YoY, selaras dengan kebutuhan akan solusi finansial nasabah.
Baca Juga: Tips Jitu Agar Anak Tidak Rewel Saat Diajak Liburan Akhir Tahun ke Tempat-tempat Ramai
“Digitalisasi bukan hanya tentang transformasi teknologi, tetapi tentang sinergi, akselerasi, dan komitmen dalam memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Kami ingin memastikan kehadiran Bank Mandiri menjadi bagian dari penggerak pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan,” tutup Adhika.***
Artikel Terkait
Bank Mandiri Umumkan Tujuh Pemenang Program Racing Points MAMA Awards 2025, Bukti Apresiasi bagi Nasabah Aktif
Outlook Ekonomi 2026: Bank Mandiri Sebut Pemulihan Tetap Ngebut Lewat Sinergi Kebijakan
Livin’ Fest 2025 Hadir di Bali, Festival Inovatif dari Bank Mandiri Ini Angkat Potensi UMKM dan Industri Kreatif
Bank Mandiri Kokohkan Peran Strategis di Level Nasional lewat 5 Penghargaan BI 2025
Bank Mandiri Perkuat Ekonomi Kerakyatan di Jawa Barat Melalui Program Pemberdayaan dan Sinergi Layanan Keuangan