Upaya ini dicapai melalui penerapan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) secara konsisten, termasuk penguatan budaya keselamatan, pelatihan rutin, dan pengawasan ketat di seluruh proses operasional.
Di sisi lain, penerapan Good Corporate Governance (GCG) terus dijalankan untuk memastikan tata kelola perusahaan yang profesional dan berintegritas.
Baca Juga: Railfans Indonesia Bergerak: Bantuan Mengalir untuk Korban Banjir Sumatera Utara
Indra Hidayat Sani, Direktur Utama PT Pelabuhan Tanjung Priok, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan buah kerja seluruh insan perusahaan yang menjalankan transformasi secara konsisten.
“Pencapaian hingga Oktober 2025 ini menunjukkan bahwa arah transformasi yang kami jalankan sudah berada di jalur yang tepat."
"Kami tidak hanya berfokus pada pertumbuhan volume, tetapi juga memastikan setiap proses bisnis berjalan dengan aman, efisien, dan sesuai prinsip tata kelola yang baik."
Baca Juga: Bank Mandiri Siap Layani Nasabah di Masa Nataru lewat Penyediaan Tunai Rp25 Triliun
"Ke depan, PTP Nonpetikemas akan terus memperkuat kapabilitas operasional dan inovasi layanan untuk memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan pemangku kepentingan,” ujar Indra.
Dengan penguatan operasional, komitmen pada keselamatan, dan penerapan tata kelola yang baik, perusahaan optimistis dapat menjaga tren pertumbuhan positif hingga akhir 2025. ***
Artikel Terkait
Standar Operasional Kian Tertata, Throughput Batubara PTP Nonpetikemas Cirebon Meningkat Konsisten
Sambut HUT ke-11, PTP Nonpetikemas Gelar Aksi Donor Darah, 140 Kantong Diserahkan ke PMI
PTP Nonpetikemas Perkuat CSV di Terminal Kijing Lewat EduPort dan Sertifikasi Pekerja Harian
Port Connect 2025 Berlangsung, Kolaborasi IPCC dan PTP Nonpetikemas Perkuat Talenta Muda Maritim
PTP Nonpetikemas Perkuat Integritas Perusahaan Lewat Sosialisasi Antikorupsi Bersama KPK