AirNav Indonesia Tegaskan Komitmen Integritas Melalui Momentum HAKORDIA 2025

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Kamis, 11 Desember 2025 | 10:00 WIB
AirNav Indonesia memperkuat komitmen antikorupsi melalui sosialisasi HAKORDIA 2025 di Surabaya, menegaskan integritas, transparansi, dan sistem pencegahan korupsi di seluruh lini operasional. (Dok. AirNav Indonesia)
AirNav Indonesia memperkuat komitmen antikorupsi melalui sosialisasi HAKORDIA 2025 di Surabaya, menegaskan integritas, transparansi, dan sistem pencegahan korupsi di seluruh lini operasional. (Dok. AirNav Indonesia)

Kabar BUMN AirNav Indonesia menandai peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) tahun 2025 dengan menyelenggarakan kegiatan sosialisasi yang berfokus pada pencegahan sekaligus penindakan korupsi.

Mengangkat tema “Satukan Aksi, Basmi Korupsi”, agenda ini berlangsung di Surabaya pada Rabu, 10 Desember 2025, dan melibatkan unsur penegak hukum, mitra kerja, organisasi profesi, hingga perwakilan karyawan.

Dalam pembukaan acara, Direktur SDM dan Umum Perum LPPNPI, Didiet Kus Sam Radityo, menegaskan bahwa kegiatan HAKORDIA bukan sekadar seremoni.

Baca Juga: Pertamina Optimalkan Distribusi Energi ke Bener Meriah Lewat Pengiriman LPG Metode Sling Load

Ia menyampaikan bahwa peringatan ini menjadi kesempatan penting untuk memperkuat budaya integritas di lingkungan perusahaan.

Didiet menekankan, “Tetapi ini adalah momentum untuk memperkuat budaya integritas di lingkungan AirNav Indonesia."

"Karena, sebagaimana diketahui bersama, pemberantasan korupsi merupakan tanggung jawab kolektif seluruh elemen bangsa, termasuk AirNav Indonesia sebagai penyelenggara layanan navigasi penerbangan,” ujarnya.

Baca Juga: Telkom–UNAIR Kolaborasi Kembangkan Pusat Keunggulan AI Nasional

Dalam penjelasannya, Didiet menyampaikan bahwa AirNav Indonesia sebagai institusi yang memperoleh amanah keselamatan dan kepercayaan publik harus menjaga transparansi serta menjauhkan diri dari praktik penyalahgunaan kewenangan.

Ia kembali mengingatkan bahwa seluruh unsur perusahaan harus mencegah gratifikasi maupun tindakan yang merugikan negara dan masyarakat. “Jangan sampai ada celah sedikit pun,” tegasnya.

Didiet juga memaparkan bahwa perusahaan telah menjalankan sejumlah komitmen dalam upaya mencegah dan memberantas korupsi.

Baca Juga: Salju Turun di Ancol, Penguin Kingdom Hadirkan Cerita dari Kutub

Di antaranya adalah penerapan Sistem Pengendalian Gratifikasi dan Whistleblowing System secara konsisten dengan akses yang mudah dan keandalan yang tinggi.

Selain itu, tindakan tegas diberikan kepada setiap pelanggaran prinsip integritas tanpa ruang kompromi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini