PHE Tegaskan Komitmen Perkuat Ketahanan Energi Lewat Optimalisasi Gas Bumi

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Kamis, 11 Desember 2025 | 16:00 WIB
Direktur Perencanaan Strategis, Portofolio, dan Komersial PHE, Edi Karyanto, di acara Energy Insights Forum Gas Outlook 2026: Powering Energy Resilience with Strong Governance, Jakarta, (4/12). (Dok. PHE)
Direktur Perencanaan Strategis, Portofolio, dan Komersial PHE, Edi Karyanto, di acara Energy Insights Forum Gas Outlook 2026: Powering Energy Resilience with Strong Governance, Jakarta, (4/12). (Dok. PHE)

Kabar BUMN - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku Subholding Upstream Pertamina kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan energi nasional dengan mendorong optimalisasi pengembangan gas bumi.

Hal tersebut disampaikan Direktur Perencanaan Strategis, Portofolio, dan Komersial PHE, Edi Karyanto, dalam acara Energy Insights Forum Gas Outlook 2026: Powering Energy Resilience with Strong Governance yang digelar di Jakarta pada Kamis (4/12/2025).

Dalam paparannya, Edi menyebut bahwa Indonesia memiliki sumber daya gas yang sangat besar, namun berbagai tantangan masih menghambat pemanfaatannya secara maksimal.

Baca Juga: Suasana 12.12 di Candi Borobudur: Apa yang Bikin Tanggal Ini Berbeda?

“Tantangan kita bukan hanya menemukan sumber gas baru, tetapi memastikan seluruh potensi tersebut dapat diproduksikan secara ekonomis untuk mendukung industri dalam negeri,” ujarnya.

Saat ini, PHE memberikan kontribusi signifikan terhadap produksi migas nasional, yakni 69% terhadap lifting minyak dan 37% terhadap lifting gas.

Ke depan, permintaan gas diperkirakan terus meningkat, terutama dari sektor pembangkit listrik, pupuk, petrokimia, smelter, hingga calon pembeli gas dari proyek Masela.

Baca Juga: Loker Terbaru PT Garuda Daya Pratama Sejahtera, Simak Posisi, Kualifikasi, Serta Penempatannya

Edi juga menekankan perlunya dukungan nyata pemerintah melalui insentif fiskal, percepatan perizinan, serta kebijakan harga gas yang konsisten.

Dukungan tersebut dinilai penting agar proyek gas yang sebelumnya tidak ekonomis dapat segera dimonetisasi.

“Ketahanan energi adalah agenda bersama. Dengan dukungan regulasi yang tepat, potensi gas nasional dapat menjadi penggerak utama pertumbuhan industri dan ekonomi,” tambahnya.

Baca Juga: Jaga Kualitas Layanan, PDC Gelar Pelatihan dan Sertifikasi BNSP untuk Tingkatkan Kompetensi Koki dan Baker

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, PHE telah menyiapkan berbagai strategi, mulai dari percepatan peningkatan produksi, investasi dalam teknologi gas seperti Gas to Chemical, Gas to Liquid, hingga Mini LNG, serta menjalin kemitraan strategis guna mengembangkan potensi sumber daya gas yang tersebar di berbagai wilayah.

Adapun jumlah cadangan migas siap produksi (2P) PHE per 1 Januari 2025 tercatat mencapai 1,37 miliar barel minyak (BBO) dan 6,3 triliun kaki kubik gas (TCF).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini