Hal tersebut sejalan dengan pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) yang menjangkau sejumlah daerah di Sumatera melalui sinergi dengan pemerintah pusat dan daerah, BPBD, aparat setempat, Mandiri Amal Insani (MAI), serta relawan Mandirian.
Riduan juga menyampaikan bahwa ke depan Bank Mandiri akan terus mendampingi masyarakat terdampak melalui program pemulihan pascabencana yang terencana dan berkelanjutan.
Upaya tersebut mencakup bantuan fisik, revitalisasi lingkungan, serta perbaikan sarana pendidikan dan rumah ibadah yang terdampak.
Selain bantuan kemanusiaan, Bank Mandiri turut menyiapkan dukungan berupa relaksasi pembiayaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung pemulihan aktivitas ekonomi secara bertahap.
“Kami menyampaikan empati yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang terdampak bencana."
"Melalui Mandiri Tanggap Bencana, Bank Mandiri berkomitmen untuk terus hadir mendampingi warga, sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah agar penanganan darurat hingga proses pemulihan sosial dapat berjalan lebih cepat dan terkoordinasi,” pungkas Riduan. ***
Artikel Terkait
Bank Mandiri Perkuat Akselerasi Pembiayaan Digital Lewat Fitur KAD di Kopra
Livin’ Fest 2025 Surabaya Jadi Puncak Perayaan, Bank Mandiri Perkuat UMKM dan Ekonomi Kreatif Lewat Kolaborasi Lintas Sektor
Libur Akhir Tahun Lebih Hemat, Bank Mandiri Gulirkan Promo FOMO hingga Rp2,5 Juta
Bank Mandiri Senantiasa Hadir di Tengah Warga, Salurkan 5.000 Paket Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Kinerja Bank Mandiri Tetap Solid di Akhir 2025, Kredit Tumbuh Dua Digit dan Likuiditas Terjaga