Telkom Perkuat Ekosistem AI Terintegrasi dan Talenta Digital Berdaya Saing di Malang

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Jumat, 19 Desember 2025 | 16:00 WIB
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini, Komisaris Independen Ira Noviarti, dan Direktur HCM Telkom Willy Saelan menyerahkan bantuan kemanusiaan dan dukungan alat produksi bagi UMKM di Malang. (Dok. Telkom)
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini, Komisaris Independen Ira Noviarti, dan Direktur HCM Telkom Willy Saelan menyerahkan bantuan kemanusiaan dan dukungan alat produksi bagi UMKM di Malang. (Dok. Telkom)

Di Malang, AI Connect turut menghadirkan AI Innovation Showcase yang memamerkan berbagai solusi AI hasil karya startup, institusi pendidikan, dan mitra industri.

Baca Juga: PIEP Borong Penghargaan ISDA dan ICA 2025, Bukti Keberhasilan Program-program CSR Berkelanjutan

Inovasi yang ditampilkan meliputi game dan konten kreatif, solusi enterprise serta loyalty platform, teknologi AI untuk pendidikan dan pertanian, hingga virtual assistant dan platform pembelajaran berbasis Generative AI.

Deretan exhibitor yang terlibat antara lain pengembang game lokal seperti Restoruzz dan Koperasi Game, startup software house enterprise Algostudio, penyedia edukasi dan pendampingan AI Nortis AI Academy, lembaga pendidikan vokasi SMK Telkom Sidoarjo, startup PT Jayantara dengan inovasi chat Generative AI untuk segmen enterprise, serta akselerator industri kreatif Tombol Start Media.

Ragam inovator lintas sektor ini menunjukkan penerapan AI yang praktis di industri kreatif, pendidikan, UMKM, layanan publik, dan korporasi, sekaligus menegaskan fungsi AI CoE Malang sebagai ruang validasi use case dan kolaborasi dengan ekosistem digital TelkomGroup.

Baca Juga: 5 Kuliner Payakumbuh, Kota yang Dianggap Surganya Rendang Terlezat di Indonesia, Bahkan Dunia

Direktur Human Capital Management Telkom Willy Saelan menambahkan bahwa pembinaan talenta AI melalui pilar AI Campus menjadi elemen krusial dalam strategi penguatan kompetensi digital generasi muda.

“Transformasi digital dan AI hanya akan berkelanjutan jika ditopang oleh talenta yang adaptif dan inovatif. Melalui Telkom AI CoE, kami tidak hanya membangun keahlian teknis, tetapi juga mindset kolaboratif agar talenta mampu menciptakan solusi yang berdampak bagi bisnis dan masyarakat,” ujarnya.

Per Desember 2025, program AI Connect Telkom telah membina lebih dari 19 ribu talenta digital, dengan sekitar 15 ribu di antaranya merupakan talenta AI.

Baca Juga: Direktur Operasi Pertamina Drilling Tinjau Langsung Dapur Umum di Pidie Jaya, Aceh

Beragam inisiatif seperti AI Talent Certification, AI Introductory Class, AI Clinic for Business, dan AI Innovation Sprint membuka jalur pengembangan talenta sekaligus mendorong lahirnya solusi yang relevan.

Dengan pendekatan kolaborasi pentahelix—akademisi, pemerintah, industri, komunitas, dan media—AI CoE diharapkan memperkuat kemitraan strategis serta membangun ekosistem digital regional yang kompetitif ke depan.

Di luar penguatan teknologi dan talenta, TelkomGroup juga menegaskan komitmen sosialnya bagi masyarakat.

Baca Juga: Liburan Nataru Makin Hemat! DAMRI Kasih Diskon 5% Khusus Pelanggan yang Beli Tiket Pulang-Pergi Sekaligus

Di Malang, Telkom menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban banjir melalui BPBD serta memberikan dukungan alat produksi bagi UMKM MakRum, binaan Rumah BUMN Telkom.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini