Kabar BUMN — PERURI menginisiasi pembuatan Program Kampung Iklim (ProKlim) untuk meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim melalui upaya mitigasi di tingkat tapak, serta penguatan kolaborasi komunitas yang berkelanjutan secara sosial, ekonomi, dan lingkungan.
Pembukaan program ini diselenggarakan di Aula Perumahan Griya Indah, Desa Parungmulya, Kabupaten Karawang, pada Sabtu (13/12).
Acara dihadiri oleh POH Kepala Biro Strategic Corporate Branding & TJSL PERURI, Yahdi Lil Ihsan; Sekretaris Desa Parungmulya Karawang, Neneng; dan Ketua Kelompok Proklim Griya Indah, Indra Puspita.
Baca Juga: Libur Nataru Lebih Tenang, Goa Rong View Tawarkan Panorama Rawa Pening dari Ketinggian
Program Kampung Iklim merupakan turunan dari program nasional yang diusung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.
Sebagai bentuk komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan, PERURI telah mendukung implementasi Program Kampung Iklim di Perumahan Griya Indah sejak tahun 2022.
Dukungan ini menjadi bagian dari komitmen PERURI dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup berbasis pemberdayaan masyarakat melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Baca Juga: PEPC JTB Diapresiasi Pemkab Bojonegoro atas Komitmen Peningkatan Kesejahteraan Warga
Pada tahun ini, pelaksanaan Program Kampung Iklim diarahkan pada beberapa fokus utama, yaitu peningkatan ketahanan pangan, pengelolaan limbah terpadu, pengembangan ekonomi hijau, serta penguatan peran dan partisipasi masyarakat.
Keempat fokus tersebut dirancang secara terintegrasi agar mampu memberikan manfaat lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat Desa Parungmulya.
“Program Kampung Iklim adalah upaya nyata untuk memperkuat ketahanan masyarakat terhadap perubahan iklim melalui keterlibatan aktif warga. Program ini tidak hanya berdampak pada lingkungan yang lebih baik, tetapi juga mendorong kesejahteraan dan kemandirian masyarakat,” jelas Yahdi.
Baca Juga: DAMRI Hadirkan Tarif Khusus Natal, Penumpang Bisa ke Jakarta dengan Biaya Hemat
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, dilakukan penyerahan simbolis tanaman hidroponik, serta sarana pengelolaan sampah dengan metode Takakura sebagai bagian dari upaya penguatan pengelolaan limbah berbasis rumah tangga.
Selain itu, juga dilakukan dilakukan peresmian Green House (GH) sebagai bentuk dukungan PERURI terhadap ketahanan pangan dan edukasi lingkungan masyarakat.
Artikel Terkait
Bangga! Housenote 4.0 PERURI Bertema IKN Menjadi yang Terbaik di High Security Printing Asia 2025
BP-BUMN Tegaskan Dukungan Transformasi PERURI dalam Agenda Executive Briefing
PERURI Salurkan Bantuan Cepat untuk Warga Terdampak Bencana di Sumatera
Predikat Informatif Kembali Diraih, PERURI Perkuat Akuntabilitas Publik
PERURI Gelar Festival UMKM 2025 di Rumah BUMN Karawang, Dorong Daya Saing Usaha Lokal