Kabar BUMN – Setelah bencana yang berdampak pada pasokan listrik, PT Pertamina (Persero) turun langsung membantu menjaga keberlangsungan layanan kesehatan dengan menyalurkan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk operasional genset di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muda Sedia, Kabupaten Aceh Tamiang, agar aktivitas medis tetap berlangsung.
Tim Pertamina Peduli bekerja tanpa henti mengantarkan BBM ke Aceh Tamiang. Pada malam hari, para petugas menurunkan drum BBM dan menyalurkannya secara manual ke mesin genset rumah sakit menggunakan metode canting.
Langkah ini ditempuh demi memastikan layanan medis, terutama penanganan darurat dan perawatan pasien rawat inap, tetap berjalan saat kondisi masyarakat sangat membutuhkan.
Baca Juga: PLN Nusantara Power Siap Amankan Pasokan Listrik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
Sampai saat ini, total BBM yang telah disalurkan ke wilayah Aceh Tamiang, termasuk untuk kebutuhan genset RSUD Muda Sedia, mencapai 1.600 liter hingga 18 Desember 2025.
Penyaluran tersebut direncanakan berlanjut dengan target minimal 2.000 liter atau disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
Dalam situasi pascabencana, warga mulai merasakan peningkatan gangguan kesehatan.
Baca Juga: Bounce Street Asia: Wisata Trampolin Indoor Favorit Keluarga di Jakarta Utara
RSUD Muda Sedia kemudian memaksimalkan layanan medis bagi masyarakat di tengah kondisi pasokan listrik PLN yang belum sepenuhnya pulih.
Keberadaan genset menjadi penopang utama agar pelayanan rumah sakit tetap dapat diberikan secara optimal.
“RSUD Muda Sedia Kabupaten Aceh Tamiang merupakan satu-satunya rumah sakit pemerintah dan menjadi harapan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, terutama penanganan gawat darurat dan perawatan,” ujar dr. Andika Putra SA, Sp.PD, Direktur RSUD Muda Sedia.
Baca Juga: Kesempatan Magang 2026 di PT Pelindo Jasa Maritim Makassar, Buruan Daftar!
Ia menambahkan, konsumsi BBM untuk operasional genset rumah sakit berada di kisaran 200–400 liter Solar per hari, tergantung lamanya pemadaman listrik.
Selain itu, genset berkapasitas kecil juga membutuhkan Pertalite sebanyak satu jeriken berisi 40 liter setiap pekan.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Artikel Terkait
Tinjau Kinerja Pengeboran, Manajemen Pertamina Drilling Sambangi Rig PDSI#21.2
Startup Mahasiswa ITB Cirebon Binaan Pertamuda Pertamina Raih Tsucrea Award di Ajang Inovasi Global Tokyo
Tanam Ribuan Pohon di Gunung Pandan, PEP Sukowati Field Tegaskan Komitmen Lingkungan Lewat Pertamina Green Action 2025
Pemerintah Serahkan 80 Sertipikat Hak Pakai Lahan Hulu Migas ke Subholding Upstream Pertamina Group, Perkuat Kepastian Aset Negara
Lapangan Minas Masuki Fase Baru, Pertamina Hulu Rokan Andalkan Teknologi Chemical EOR