Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyampaikan bahwa pemenuhan kebutuhan energi bagi fasilitas kesehatan menjadi fokus utama Pertamina dalam kondisi darurat bencana.
Baca Juga: ID FOOD Perluas Gerakan Pangan Murah Jelang Natal dan Tahun Baru untuk Jaga Stabilitas Harga
“Dalam situasi pascabencana, rumah sakit adalah fasilitas vital yang tidak boleh berhenti beroperasi."
"Tim Pertamina Peduli terus berjibaku memasok kebutuhan energi, agar tetap tersedia dan tenaga medis dapat fokus menyelamatkan dan merawat masyarakat,” ujar Baron.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Pertamina Peduli bersama para relawan kemanusiaan menunjukkan komitmen nyata perusahaan untuk hadir dan membantu masyarakat di masa sulit.
Baca Juga: 4 Cara yang Bisa dilakukan Agar Rumah Terhindari atau Tahan Banjir
“Bagi kami, mengupayakan genset rumah sakit tetap menyala berarti menjaga harapan banyak orang. Meski dilakukan di malam hari dengan keterbatasan akses, tim tetap berupaya agar layanan kesehatan tidak terganggu,” ujar Baron.
Selain itu, Pertamina terus menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah serta pemangku kepentingan terkait guna memastikan distribusi energi dan bantuan kemanusiaan dapat berjalan secara berkelanjutan hingga kondisi kembali normal.
***
Artikel Terkait
Tinjau Kinerja Pengeboran, Manajemen Pertamina Drilling Sambangi Rig PDSI#21.2
Startup Mahasiswa ITB Cirebon Binaan Pertamuda Pertamina Raih Tsucrea Award di Ajang Inovasi Global Tokyo
Tanam Ribuan Pohon di Gunung Pandan, PEP Sukowati Field Tegaskan Komitmen Lingkungan Lewat Pertamina Green Action 2025
Pemerintah Serahkan 80 Sertipikat Hak Pakai Lahan Hulu Migas ke Subholding Upstream Pertamina Group, Perkuat Kepastian Aset Negara
Lapangan Minas Masuki Fase Baru, Pertamina Hulu Rokan Andalkan Teknologi Chemical EOR