Sambut Natal 2025, Pimpinan BULOG Pantau Harga Pangan di Pasar dan Ritel Modern

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Kamis, 25 Desember 2025 | 07:30 WIB
Jelang Natal 2025, Dirut BULOG bersama lintas instansi cek harga pangan di pasar dan ritel, pastikan beras di bawah HET dan pasokan tetap aman. (Dok. BULOG)
Jelang Natal 2025, Dirut BULOG bersama lintas instansi cek harga pangan di pasar dan ritel, pastikan beras di bawah HET dan pasokan tetap aman. (Dok. BULOG)

Kabar BUMN - Menyambut perayaan Natal 2025, Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani bersama jajaran lintas kementerian dan lembaga turun langsung ke lapangan untuk memantau harga serta ketersediaan pangan pokok.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 23 Desember 2025 ini melibatkan Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional I Gusti Ketut Astawa, Deputi Bidang Koordinasi Tataniaga dan Distribusi Pangan Kemenko Pangan Tatang Yuliono, serta tim Satgas Pangan.

Lokasi pengecekan mencakup Pasar Rawamangun, Pasar Induk Beras Cipinang, hingga ritel modern di kawasan Cempaka Putih, Jakarta.

Baca Juga: Ragam Jenis Roti Khas Bakeri Jepang, Kombinasi Barat dan Timur Menghasilkan Keunikan Rasa dan Tekstur

Rombongan memulai agenda pemantauan dari Pasar Rawamangun, kemudian melanjutkan ke Pasar Induk Beras Cipinang, dan mengakhiri kegiatan di ritel modern Cempaka Putih.

Selama kunjungan, mereka mengamati langsung harga berbagai komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, telur ayam ras, serta kebutuhan pokok lainnya.

Dialog juga dilakukan dengan para pedagang guna menggali informasi seputar ketersediaan barang, kondisi penjualan, dan tantangan distribusi menjelang hari raya keagamaan.

Baca Juga: Perjalanan Jarak Jauh di Libur Akhir Tahun Makin Terjangkau Lewat Promo AKAP DAMRI, Cek Kode Vouchernya

“Monitoring ini kami lakukan untuk memastikan masyarakat mendapatkan pangan dengan harga yang wajar dan sesuai ketentuan pemerintah, terutama menjelang momentum besar seperti Natal."

"Di beberapa pasar tadi, khususnya untuk komoditas beras, kami melihat harga relatif stabil dan bahkan berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET),” ujar Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, di sela-sela kegiatan pengecekan.

Hasil pemantauan menunjukkan harga beras medium dan premium berada di bawah batas HET yang ditetapkan pemerintah. HET beras medium ditetapkan sebesar Rp13.500 per kilogram, sementara beras premium sebesar Rp14.900 per kilogram.

Baca Juga: Embung Batara Sriten, Telaga di Atas Bukit dengan Panorama Luas Gunungkidul

Di lapangan, harga beras medium rata-rata ditemukan di bawah Rp13.000 per kilogram, sedangkan beras premium berada di kisaran di bawah Rp14.000 per kilogram.

Selain itu, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang disalurkan Perum BULOG juga dijual sesuai ketentuan Badan Pangan Nasional, yakni Rp12.500 per kilogram.

Keberadaan beras SPHP dinilai berperan penting dalam membantu masyarakat memperoleh beras berkualitas dengan harga terjangkau, sekaligus menjadi instrumen pengendalian harga di pasar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini