“Pertamina telah mengaktifkan Satgas Nataru yang bekerja mulai 13 November 2025 hingga 11 Januari 2026 untuk memberikan layanan maksimal kepada masyarakat Indonesia,” ucap Muhammad Baron.
Baca Juga: Embung Batara Sriten, Telaga di Atas Bukit dengan Panorama Luas Gunungkidul
Dari sisi infrastruktur, seluruh jaringan distribusi energi Pertamina telah disiapkan secara optimal.
Sebanyak 335 unit kapal dioperasikan, sementara jaringan ritel BBM dan LPG mencakup 7.885 SPBU, 6.777 Pertashop, 6.634 Agen LPG (5.770 PSO dan 864 NPSO), 736 SPBE (628 PSO dan 108 NPSO), serta 223 Agen Minyak Tanah (199 PSO dan 24 NPSO).
Pertamina juga menyiagakan berbagai layanan energi tambahan di jalur-jalur potensial seperti jalan tol, kawasan wisata, dan jalur lintas utama.
Baca Juga: Asuransi Jasindo Buka Magang Learning & Development, Terbuka untuk Mahasiswa
Layanan tersebut meliputi 1.866 SPBU Siaga 24 Jam, 6.231 Agen LPG Siaga, 55 titik Layanan BBM dan Kiosk Pertamina Siaga, 188 unit Motorist/PDS BBM, 1.819 outlet PDS Bright Gas, 210 mobil tangki siaga, serta 34 unit Serambi MyPertamina. ***
Artikel Terkait
Pemerintah Serahkan 80 Sertipikat Hak Pakai Lahan Hulu Migas ke Subholding Upstream Pertamina Group, Perkuat Kepastian Aset Negara
Lapangan Minas Masuki Fase Baru, Pertamina Hulu Rokan Andalkan Teknologi Chemical EOR
Pertamina Peduli Pastikan Layanan Kesehatan RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang Tetap Berjalan
Pertamina Kembali Pastikan Pasokan LPG 3 Kg untuk Warga Aceh Tengah Pascabencana
Pertamina Drilling Berbagi Kepedulian di Ulang Tahun ke-68 Pertamina, Puluhan Anak Yatim dan Difabel Terima Bantuan