Selain itu, perusahaan memastikan seluruh peralatan kerja berada dalam kondisi layak operasi sesuai prosedur keselamatan.
Kesiapan Emergency Response Organization (ERO) juga dijaga di seluruh level organisasi, mulai dari Site Emergency Response Team (SERT), Incident Management Team (IMT), hingga Business Support Team (BST).
Kesiapan peralatan tanggap darurat, personel siaga non-emergency, serta penerapan On Duty Management (ODM) turut menjadi perhatian utama untuk memastikan pengawasan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) berjalan optimal.
Tak hanya fokus pada aspek teknis, Pertamina Drilling juga memperhatikan aspek sosial dan keamanan di sekitar wilayah operasi.
Baca Juga: Karier Sales & Administrasi: PT Graha Sarana Duta Buka Kesempatan Baru
Perusahaan menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat serta memastikan seluruh pekerja dan kontraktor memenuhi standar fit-to-work sesuai ketentuan yang berlaku.
“Keselamatan adalah prioritas utama,” tegas Avep.
Melalui pengawasan ketat, kesiapan sumber daya manusia, dan penerapan standar keselamatan yang disiplin, Pertamina Drilling berkomitmen memastikan operasional pengeboran migas di akhir tahun tetap berjalan lancar, aman, dan tanpa gangguan, sekaligus menjaga roda pasokan energi nasional terus bergerak demi memenuhi kebutuhan masyarakat.***
Artikel Terkait
Direksi Pertamina Drilling Tinjau Dapur Umum Pengungsi Banjir Sumbar, Salurkan Bantuan Logistik Lengkap
Direktur Operasi Pertamina Drilling Tinjau Langsung Dapur Umum di Pidie Jaya, Aceh
Pertamina Drilling Perkuat Kerja Sama Internasional dengan Irak
Tinjau Kinerja Pengeboran, Manajemen Pertamina Drilling Sambangi Rig PDSI#21.2
Pertamina Drilling Berbagi Kepedulian di Ulang Tahun ke-68 Pertamina, Puluhan Anak Yatim dan Difabel Terima Bantuan