Informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini dimanfaatkan sebagai referensi operasional yang terintegrasi ke pusat pengendalian sistem guna mendukung pengambilan keputusan secara cepat dan terukur.
Baca Juga: Pertamina Peduli Gelar Pendampingan Psikologis untuk Anak Korban Bencana di Sumatra Barat
"Kami terus memonitor, saat ini memang ada beberapa tempat mengalami hujan lebat dan kami mengantisipasi semuanya.
"Jadi kami tidak lagi bersikap reaktif, tetapi kami telah menyiapkan langkah-langkah preventif untuk mitigasi risiko perubahan cuaca," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri, menyampaikan bahwa PLN juga telah menyiapkan standar operasional prosedur (SOP) komunikasi serta alur eskalasi yang jelas agar koordinasi penanganan dapat dilakukan secara responsif dan terstruktur.
Baca Juga: Liburan Keluarga di Lembang? Ini Panduan Lengkap Farm House yang Wajib Kamu Tahu
"Seluruh unit distribusi kami terus melalukan pemantauan cuaca dan juga memetakan daerah rawan bencana.
"Berdasarkan perkiraan BMKG, sebagian besar wilayah Indonesia itu diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas yang beragam," tutup Arsyadany.***
Artikel Terkait
PLN Nusantara Power Siap Amankan Pasokan Listrik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
Pascabencana Banda Aceh, PLN Hadirkan Tambahan Daya 15 MW dari PLTD Krueng Raya
Menghadapi Lonjakan EV pada Masa Nataru, Dirut PLN Tinjau Langsung Kesiapan SPKLU
Turun Langsung, Dirut PLN Tinjau Kesiapan Layanan Kelistrikan Untuk Ibadah Natal di Seluruh Indonesia
Keandalan Listrik Terjaga Saat Natal, Dirut PLN Tinjau Kesiapan Sistem Kelistrikan Nasional