“Kegiatan ini menjangkau sekitar 900 penerima manfaat, terdiri dari anak-anak dan warga di lokasi pengungsian pada enam wilayah tersebut”, tutur Yusuf Didi.
Ia menambahkan bahwa program Employee Volunteering merupakan bagian dari transformasi budaya kerja di PLN, di mana setiap pegawai didorong untuk memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Baca Juga: Pojok Baca RSU Pindad Bandung Jadi Ruang Literasi Baru bagi Pasien dan Pengunjung
"Bagi kami di PLN, keberhasilan sesungguhnya bukan hanya saat listrik menyala di rumah-rumah warga, tetapi saat kita bisa tumbuh dan kuat bersama masyarakat dalam situasi apapun.
"Aceh adalah bagian dari kita, dan kami akan terus mendampingi hingga proses pemulihan ini tuntas," pungkas Yusuf Didi.***
Artikel Terkait
Menghadapi Lonjakan EV pada Masa Nataru, Dirut PLN Tinjau Langsung Kesiapan SPKLU
Turun Langsung, Dirut PLN Tinjau Kesiapan Layanan Kelistrikan Untuk Ibadah Natal di Seluruh Indonesia
Keandalan Listrik Terjaga Saat Natal, Dirut PLN Tinjau Kesiapan Sistem Kelistrikan Nasional
Ingatkan Cuaca Ekstrem, PLN Siagakan 69 Ribu Personel, Pastikan Listrik Andal Selama Nataru 2025–2026
Meski Akses Jalan Terhambat, PLN Konsisten Pulihkan Jaringan Listrik Pasca Bencana di Aceh Tengah