Menteri ESDM Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Selama Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 29 Desember 2025 | 14:30 WIB
Menteri ESDM menegaskan stok BBM dan LPG nasional aman selama Nataru, dengan distribusi tetap terjaga termasuk di wilayah terdampak bencana. (Dok. Pertamina)
Menteri ESDM menegaskan stok BBM dan LPG nasional aman selama Nataru, dengan distribusi tetap terjaga termasuk di wilayah terdampak bencana. (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa stok Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) nasional berada dalam kondisi aman dan mencukupi selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Kepastian tersebut disampaikan Bahlil saat melakukan kunjungan kerja ke salah satu infrastruktur strategis energi nasional milik Pertamina, yakni Integrated Terminal Jakarta (ITJ), pada Minggu (28/12/2025).

Kunjungan ini dilakukan bersama jajaran Direksi PT Pertamina (Persero) sebagai bagian dari pelaksanaan tugas Satuan Tugas (Satgas) Nataru Sektor ESDM guna memastikan kesiapan pasokan serta kelancaran distribusi energi di seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga: Koh Samui, Salah Satu Tempat Terbaik di Thailand untuk Menghabiskan Pergantian Tahun

Dalam agenda tersebut, Menteri ESDM didampingi Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri dan Direktur Logistik dan Infrastruktur Pertamina, Jaffee Arizon Suardin.

Bahlil menjelaskan, Integrated Terminal Jakarta memegang peran strategis dalam sistem energi nasional.

Fasilitas ini melayani sekitar 15 persen dari total cadangan BBM nasional serta memasok kurang lebih 45 persen kebutuhan BBM di wilayah Jawa Barat, Daerah Khusus Jakarta, dan Banten, termasuk pasokan LPG.

Baca Juga: Kapuk Lokal Disulap Jadi Absorben Ramah Lingkungan Lewat Pelatihan di Karawang Kulon

Ia menegaskan bahwa kondisi stok BBM dan LPG nasional saat ini berada di atas standar minimum cadangan yang telah ditetapkan pemerintah.

Dengan demikian, masyarakat diimbau untuk tidak khawatir terhadap ketersediaan energi selama masa libur Nataru.

“Standar minimum cadangan nasional berada pada kisaran 17 hingga 18 hari.

Baca Juga: Transaksi dengan SmartPay MyTelkomsel Berpeluang Mendapat Apple Watch, Yuk Ikutan!

"Saat ini, rata-rata cadangan BBM nasional berada di angka sekitar 20 hari, mendekati batas maksimal 21 hari.

"Itu semua kebutuhan kita di atas standar minimum nasional. Jadi nggak perlu ada keraguan apa-apa. LPG juga di atas standar minimum nasional,” ujar Bahlil kepada awak media.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini