Selain intervensi gizi, kader-kader posyandu juga memberikan sosialisasi tentang stunting dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada para ibu balita guna meningkatkan pemahaman tentang pencegahan stunting sejak dini.
Sementara itu, Head of Communication Relations & CID PHE OSES, Indra Darmawan, menegaskan bahwa Program Tenggiri merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat.
“Kami percaya intervensi gizi harus diiringi dengan edukasi agar dampaknya berkelanjutan. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan tenaga kesehatan, kami berharap program ini memberikan manfaat jangka panjang bagi anak-anak dan keluarga di Muara Gading Mas,” jelas Indra.
Manfaat program ini juga dirasakan langsung oleh masyarakat. Saroh Hayai, salah satu orang tua penerima manfaat, mengaku terbantu dengan adanya Program Tenggiri.
Baca Juga: Promo Awal Tahun dari DAMRI, Diskon Hingga Rp20 Ribu untuk Perjalanan AKAP
“Anak saya mendapat makanan bergizi dan vitamin secara rutin, dan kami juga diberi penjelasan tentang cara mencegah stunting. Sekarang saya lebih paham bagaimana menjaga kesehatan anak di rumah,” tuturnya.
Melalui Program Tenggiri, PHE OSES berharap dapat berkontribusi dalam menurunkan angka stunting, meningkatkan derajat kesehatan balita, serta memperkuat peran keluarga dan masyarakat dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas di Desa Muara Gading Mas, Lampung Timur.***
Artikel Terkait
Mewujudkan Pemerataan Pendidikan, PHE OSES Renovasi Madrasah Pesisir Serang
Edukasi Hulu Migas Digelar di ITERA, PHE OSES dan SKK Migas Sapa Ratusan Mahasiswa
PHE OSES Bangun 10 Gazebo di Pantai Kerang Mas, Perkuat Fasilitas Wisata Pesisir Lampung Timur
Hadapi Musim Barat, PHE OSES Perkuat Budidaya Ikan Kepulauan Seribu
Limbah Kayu Jadi Produk Bernilai, PHE OSES Dampingi Warga Pulau Kelapa