Sebelumnya, PELNI Group telah menyalurkan bantuan logistik secara langsung ke wilayah terdampak bencana di Sumatera Utara pada Selasa (2/12) dan Sumatera Barat pada Rabu (3/12), dengan total nilai bantuan mencapai Rp300 juta.
Baca Juga: Limbah Kayu Jadi Produk Bernilai, PHE OSES Dampingi Warga Pulau Kelapa
Klarifikasi Kontainer Bantuan di Sumatera Utara
Menanggapi informasi mengenai kontainer bantuan dari Jawa Timur yang sempat tertahan di gudang BPBD Sumatera Utara, Ditto menyatakan bahwa persoalan tersebut disebabkan oleh miskomunikasi dan telah diselesaikan dengan baik.
Bantuan dimaksud kini telah diterima oleh pihak yang berhak.
Baca Juga: TelkomGroup Fokuskan Bantuan pada Pemulihan Psikologis Anak Korban Banjir Aceh Tamiang
"Yang terjadi di sana sebatas miskomunikasi yang sudah diselesaikan dengan baik atas dasar kemanusiaan."
"Kita sama sama peduli atas bencana yang terjadi dan ingin barang bantuan dapat cepat disalurkan. Permasalahan sudah diselesaikan, dan semua pihak bekerja sama dengan baik untuk membantu korban bencana," tegas Ditto. ***
Artikel Terkait
Standar Keamanan Pangan Diperkuat, Lima Kapal Penumpang PELNI Kantongi Sertifikat HACCP di Pengujung Tahun
Program Stimulus PELNI Diminati Masyarakat, Diskon Tiket Tersisa 32 Persen
Libur Nataru Hemat Naik PELNI Diskon 20 Persen, Berlaku Sampai 17 Januari 2026
Diskon Tiket Kapal PELNI 20 Persen, Solusi Hemat Liburan Akhir Tahun
Promo Nataru PELNI Berlaku Sampai 10 Januari 2026, Diskon 20% untuk Tarif Dasar