Sebelumnya, PLN juga telah menyalakan jalur kedua transmisi Arun–Bireuen untuk melengkapi jalur pertama. Jalur-jalur strategis ini menjadi bagian dari rangkaian pemulihan sistem kelistrikan Aceh, khususnya pada sisi transmisi yang berperan sebagai penopang utama.
Baca Juga: Cuaca Bersahabat, Penyeberangan Merak–Bakauheni Terpantau Lancar dan Aman
Amiruddin menambahkan, penguatan interkoneksi Aceh–Sumatra tidak hanya bertujuan memulihkan kondisi pascabencana, tetapi juga memastikan pasokan listrik mampu mendukung kebutuhan masyarakat, fasilitas vital, dan aktivitas ekonomi secara berkelanjutan.
Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menyampaikan apresiasi atas upaya PLN dalam memulihkan dan memperkuat sistem kelistrikan Aceh. Menurutnya, infrastruktur listrik yang andal menjadi fondasi penting untuk pemulihan pascabencana.
“Atas nama Pemerintah Aceh, kami menyampaikan apresiasi kepada PLN atas upaya berkelanjutan dalam memulihkan sekaligus memperkuat keandalan listrik Aceh. Keandalan listrik ini sangat dibutuhkan untuk mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat, layanan publik, serta mendorong pemulihan ekonomi daerah,” pungkas Fadhlullah. ***
Artikel Terkait
Tahun Baru 2026, Dirut PLN Kawal Langsung Siaga Listrik Nasional dari Posko Aceh Tamiang
PLN EPI Dorong Pemberdayaan Perempuan Lewat Seminar Beyond The Balance
PLN Pastikan Layanan Listrik Tetap Andal Saat Malam Tahun Baru 2026
Tarif Listrik Awal 2026 Tetap Stabil, PLN Tegaskan Layanan Andal dan Berkualitas
Danantara Sinergikan BUMN Bangun Huntara di Aceh Tamiang, PLN Pastikan Semua Rumah dan Fasum Tersambung Listrik