PLN Terus Pacu Pemulihan Listrik di Aceh, Ratusan Desa Terisolir Jadi Prioritas

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Jumat, 2 Januari 2026 | 18:00 WIB
Petugas PLN terus bergerak memulihkan jaringan distribusi listrik pascabencana banjir dan longsor di Desa Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah. (Dok. PLN)
Petugas PLN terus bergerak memulihkan jaringan distribusi listrik pascabencana banjir dan longsor di Desa Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah. (Dok. PLN)

Ia menjelaskan bahwa langkah pemulihan tersebut dilakukan melalui sinergi lintas sektor dengan berbagai pihak.

Baca Juga: PLN Operasikan Jalur Kedua Transmisi Pangkalan Brandan–Langsa, Pasokan Listrik Aceh Makin Andal

Koordinasi dijalankan bersama TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga masyarakat setempat untuk memastikan akses menuju lokasi terdampak dapat dilalui serta proses distribusi material berjalan lebih efektif.

“PLN berkomitmen menjalankan arahan pemerintah untuk memastikan pemulihan kelistrikan di Aceh berjalan optimal."

"Seluruh tim kami bergerak dengan semangat kebersamaan, berkoordinasi dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat agar setiap tahapan pemulihan dapat dilakukan dengan aman dan tepat sasaran,” tutur Darmawan.

Baca Juga: PHE OSES Perkuat Usaha Katering Bi Encing Lewat Program Seribu Asa di Pulau Kelapa

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh, Eddi Saputra, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan titik-titik krusial yang menjadi prioritas utama dalam proses pemulihan.

“Saat ini masih terdapat 176 desa yang belum menyala karena akses menuju lokasi masih terus diperbaiki. Namun, tim kami telah bersiaga di posko-posko terdekat dan siap melakukan percepatan perbaikan segera setelah kondisi memungkinkan,” jelas Eddi.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh tahapan pekerjaan dilakukan dengan memperhatikan standar keselamatan kerja, baik bagi petugas maupun masyarakat sekitar.

Baca Juga: Bisa Jadi Pengganti Nasi, Rekomendasi Karbohidrat Sehat yang Lebih Cocok untuk Diet

"Seluruh tim bekerja dengan prinsip kehati-hatian, mengutamakan safety, namun tetap responsif dan terukur agar proses pemulihan dapat berjalan optimal,” tutup Eddi. ***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini