Rangkaian Event ITDC 2025 Dorong Perputaran Ekonomi dan Daya Saing Destinasi

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Jumat, 2 Januari 2026 | 19:30 WIB
Rangkaian event ITDC 2025 di Mandalika, Golo Mori, Nusa Dua, dan Danau Toba dorong ekonomi daerah, okupansi tinggi, UMKM, dan tenaga kerja lokal. (Dok. ITDC)
Rangkaian event ITDC 2025 di Mandalika, Golo Mori, Nusa Dua, dan Danau Toba dorong ekonomi daerah, okupansi tinggi, UMKM, dan tenaga kerja lokal. (Dok. ITDC)

Kabar BUMN – Sepanjang 2025, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menggelar beragam event berskala nasional hingga internasional di kawasan yang dikelola, mulai dari The Mandalika (NTB), The Golo Mori (NTT), The Nusa Dua (Bali), hingga kawasan Danau Toba (Sumatera Utara).

Agenda ini diarahkan untuk memacu ekonomi daerah sekaligus memperkuat posisi destinasi pariwisata.

Dampaknya terlihat pada kenaikan jumlah kunjungan, tingkat hunian akomodasi, keterlibatan UMKM, serta penyerapan tenaga kerja lokal, sebagaimana tercermin dalam kajian dampak ekonomi selama pelaksanaan event.

Baca Juga: PLN Terus Pacu Pemulihan Listrik di Aceh, Ratusan Desa Terisolir Jadi Prioritas

Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, menegaskan bahwa pengelolaan event berkualitas memberikan dampak yang konstruktif. Tidak hanya memperkuat citra destinasi, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi.

"Penyelenggaraan event sepanjang tahun 2025 berorientasi pada penguatan ekonomi kawasan dan daerah. Event tidak hanya sebagai sarana promosi destinasi, tetapi juga instrumen strategis untuk menggerakkan aktivitas ekonomi secara berkelanjutan,” ujarnya.

Kontribusi paling signifikan datang dari Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di The Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang menarik 140.324 penonton atau meningkat 15,7% dibanding tahun sebelumnya.

Baca Juga: Jelajah Kawasan Retro Nakazakicho di Osaka, Jepang, yang Unik dan Berseni

Selama MotoGP berlangsung, tingkat hunian hotel di The Mandalika mencapai 100%, sementara Kota Mataram berada di kisaran 90%.

Event ini menghasilkan multiplier effect ekonomi nasional sebesar Rp4,96 triliun, menyerap lebih dari 3.000 tenaga kerja lokal dengan 67% berasal dari Kabupaten Lombok Tengah, menggerakkan lebih dari 600 UMKM sekitar kawasan, serta melibatkan 202 UMKM kuliner dan kerajinan dalam rangkaian acara.

Daya tarik MotoGP juga tercermin dari penambahan 44 penerbangan ekstra menuju NTB selama periode penyelenggaraan.

Baca Juga: Sambut 2026 dengan Semangat Baru, PT TIMAH Tbk Gelar Contemplation 2025

Di Nusa Tenggara Timur (NTT), International Golo Mori Jazz 2025 memperkuat posisi kawasan sebagai destinasi premium berkelas internasional.

Kajian menunjukkan rata-rata belanja pengunjung sekitar Rp2,9 juta per orang per hari, didominasi wisatawan luar daerah, dengan keterlibatan puluhan UMKM dan lebih dari 80% tenaga kerja berasal dari masyarakat setempat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini