Menerapkan inovasi ini pada saat Turn Around 2020 di MLN Algeria, PIEP berhasil menyelesaikan pekerjaan 33 hari lebih cepat (atau setara 28 juta US Dollar) dibanding metode konvensional yang ditawarkan oleh manufacturer.
Atas pencapaian dalam TAR-2020 tersebut, MLN PAEP telah mendapatkan apresiasi dari pihak Sonatrach Algeria maupun dari Repsol Spanyol.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Regional JBB Salurkan Perdana Produk Biosolar B35
Inovasi ini berhasil mendapatkan Silver Award di ITEX Malaysia 2023 dalam kategori Equipment, Electronics and Machinery.
Sedangkan Special Prize diberikan Asosiasi Inovasi Korea Selatan karena menurut observasi mereka metode ini dinilai sebagai sebuah inovasi yang memiliki aspek kebaruan dan keunikan yang original dari para praktisi lapangan untuk memecahkan masalah di lapangan.
Selain itu, metode ini juga berpeluang untuk diaplikasikan dalam pekerjaan konstruksi sejenis.***
Artikel Terkait
Pertamina Internasional EP Tambah 10% Participating Interest di Irak
Pertamina Internasional EP Catatkan Kinerja Ekselen dengan Penambahan Produksi dan Komitmen HSSE Terdepan
Raih Dua Penghargaan di ITEX 2023, Elnusa Buktikan Kemampuannya Menjawab Tantangan Global
Lewat Program Ajang Inovasi 2023, Pertamina Catat Penciptaan Nilai hingga Rp12 Triliun
Nicke Widyawati dan Srikandi Pertamina Masuk 100 Perempuan Pemimpin Bisnis Paling Berpengaruh di Indonesia
Bangga, Pertamina Sabet Penghargaan di B-Universe CSR Award 2023