Dirut Perum BULOG Raih Gelar Doktor di UI, Sidang Promosi Dihadiri Tokoh Nasional

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Selasa, 6 Januari 2026 | 06:30 WIB
Dirut Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani resmi raih gelar Doktor UI usai sidang terbuka, bahas tata kelola pascapanen padi berkelanjutan. (Dok. BULOG)
Dirut Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani resmi raih gelar Doktor UI usai sidang terbuka, bahas tata kelola pascapanen padi berkelanjutan. (Dok. BULOG)

"Saya salut dengan Bapak Ahmad Rizal ini karena sudah melakukan baru menulis, kalo biasanya orang menulis dulu baru melakukan," ujar Amran Sulaiman yang disambut applause dari seluruh hadirin di ruang sidang.

Baca Juga: Panduan Berbelanja di Don Quijote, Jepang, Toko Serba Ada dengan Harga Murah

Apresiasi terhadap capaian akademik tersebut juga disampaikan oleh Ketua Penguji, Prof. Dr. Drs. Supriatna, M.T. Ia menilai disertasi yang dipresentasikan memiliki kualitas akademik yang sangat baik.

"Perlu kami sampaikan bahwa Saudara Ahmad Rizal Ramdhani adalah doktor ke-249 yang telah diluluskan oleh Program Studi Ilmu Lingkungan UI dan doktor ke-15 untuk Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan," ujar Prof. Supriatna.

Di sisi lain, Prof. Dr. Sudarsono Hardjosoekarto selaku Promotor menegaskan bahwa penelitian yang dilakukan memiliki nilai strategis bagi pengembangan kebijakan publik dan praktik pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Baca Juga: DAMRI Logistik Hadirkan Pengiriman Cepat, Paket Jabar–Lampung Ditargetkan Tiba Keesokan Hari

“Disertasi ini menegaskan pentingnya transformasi tata kelola kolaboratif dalam sistem pascapanen padi, tidak hanya sebagai isu teknis, tetapi sebagai persoalan sistemik yang melibatkan aktor, kepentingan, dan dinamika kelembagaan."

"Melalui pendekatan SSM-based multimethod, penelitian ini memberikan kerangka konseptual dan operasional yang dapat menjadi rujukan bagi pengambil kebijakan maupun praktisi pembangunan berkelanjutan," ujar Prof. Sudarsono.

Capaian akademik ini semakin menegaskan komitmen pimpinan Perum BULOG dalam mengintegrasikan pendekatan ilmiah, kebijakan publik, dan praktik di lapangan. Langkah tersebut dinilai sejalan dengan agenda besar pemerintah untuk mewujudkan ketahanan serta kedaulatan pangan nasional yang berkelanjutan. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini