PLTA Sipansihaporas, Infrastruktur Energi yang Ikut Jaga Wilayah dari Ancaman Banjir

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Senin, 12 Januari 2026 | 09:30 WIB
Tumpukan kayu gelondongan di Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sipansihaporas pascabencana banjir dan longsor yang menerjang wilayah Tapanuli Tengah.
Tumpukan kayu gelondongan di Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sipansihaporas pascabencana banjir dan longsor yang menerjang wilayah Tapanuli Tengah.

Sistem bendungan dan saluran air berfungsi menahan sedimen serta material padat, termasuk kayu gelondongan yang terbawa banjir, sehingga tekanan aliran ke wilayah hilir dapat dikendalikan.

“PLTA Sipansihaporas memanfaatkan aliran air dari tiga sungai, yakni Sungai Aer Paramaan, Sungai Aek Natolbak, dan Sungai Aek Bargot. Saat terjadi banjir, sistem bendungan dan saluran air berfungsi menahan kayu gelondongan serta sedimen sehingga aliran ke wilayah hilir tetap terkendali,” jelas Ruly.

Baca Juga: 4 Kota di Bawah Tanah yang Unik dan Memukau, Beragam Latar Belakang Pembangunannya

Selain berperan dalam mitigasi bencana, PLTA berkapasitas total 50 megawatt (MW) ini telah menyuplai listrik berbasis energi hijau bagi masyarakat Tapanuli Tengah dan sekitarnya selama lebih dari dua dekade.

Keberadaannya menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung transisi energi bersih nasional.

Ruly menambahkan, pascabencana, seluruh unit PLTA Sipansihaporas kembali beroperasi penuh pada Rabu, 2 Desember 2025. Kembalinya operasional pembangkit ini membawa rasa lega bagi masyarakat.

Baca Juga: Tekstil Tradisional Dunia yang Rata-rata Berusia Hingga Ribuan Tahun, Unik dan Mengglobal

Pasokan listrik untuk sektor rumah tangga, sosial, dan layanan publik di wilayah Kota Sibolga dan Pandan kembali stabil, menandai pulihnya aktivitas warga setelah melalui hari-hari penuh kecemasan.

“Pengalaman menghadapi bencana ini menjadi pelajaran berharga dalam mengelola pembangkit secara andal dan adaptif terhadap risiko iklim.

"PLN Nusantara Power tidak hanya berfokus pada produksi listrik, tetapi juga memastikan pengelolaan pembangkit memberi manfaat nyata bagi keselamatan masyarakat melalui operasional yang aman dan berkelanjutan,” tutup Ruly.

Baca Juga: BTN Buka Lowongan Strategis untuk Lulusan S1, Posisi Pengembangan Pembelajaran

Ke depan, PLTA Sipansihaporas bukan hanya menjadi sumber listrik hijau bagi masyarakat, tetapi juga bagian dari perlindungan hidup warga di sekitarnya.

Di tengah cuaca ekstrem yang kian sering terjadi, keberadaan pembangkit ini memberi lebih dari sekadar energi.

Ia menghadirkan rasa aman, ketenangan, dan harapan bagi masyarakat yang hidup berdampingan dengan aliran sungai.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini