Kapal diberangkatkan dari Pelabuhan Banggai pukul 08.00 WITA, tiba di Paisulamo pukul 10.00 WITA, kemudian melanjutkan perjalanan ke Dungkean pukul 11.00 WITA dan sampai pada pukul 13.30 WITA.
Baca Juga: Pertapreneur Aggregator 2025, Langkah Strategis Membangun UMKM Pangan Berkualitas
Untuk rute balik, kapal berangkat dari Dungkean pukul 14.30 WITA, singgah di Paisulamo, dan kembali ke Banggai sekitar pukul 18.30 WITA, sehingga masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan lebih pasti.
Agus Djoko menjelaskan bahwa operasional lintasan ini didukung oleh KMP Teluk Tolo yang memiliki panjang 39,38 meter dan lebar 11 meter, dengan kapasitas 540 GT.
Kapal tersebut mampu mengangkut hingga 181 penumpang serta 17 unit kendaraan campuran, yang dinilai cukup untuk mendukung distribusi hasil pertanian dan perikanan sekaligus membuka peluang pengembangan pariwisata daerah.
Baca Juga: Rejeki wondr BNI Dibuka hingga Januari 2026, Peluang Menang Mercedes-Benz Terbuka bagi Nasabah Aktif
Wakil Bupati Banggai Laut Ablit H Iyas mengapresiasi pengoperasian lintasan perintis ini dan menilai kehadirannya sebagai jawaban atas kebutuhan transportasi masyarakat kepulauan.
"Keberadaan lintasan ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga," tuturnya.
Melalui pengoperasian lintasan perintis Banggai–Paisulamo–Dungkean, ASDP kembali menegaskan komitmennya dalam menyediakan pelayanan publik yang andal.
Baca Juga: Rekomendasi Pantai yang Masih Sepi di Nusa Penida, Tidak Termasuk Kelingking Beach
Upaya ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas penumpang dan logistik, sekaligus menempatkan masyarakat sebagai pusat dalam pembangunan sistem transportasi yang berkelanjutan. ***
Artikel Terkait
ASDP Sukses Kelola Angkutan Nataru, Pergerakan Penumpang dan Kendaraan Meningkat di 15 Lintasan Pantauan Nasional
Banjir Bandang Landa Pulau Siau, ASDP Ambil Peran Jadi Penopang Harapan Warga
Layanan Nataru 2025/2026 ASDP Tuai Apresiasi, Survei Kepuasan Publik Sangat Tinggi
Perairan Sulawesi Masih Bergelora, ASDP Tingkatkan Pengamanan Kapal
Serapan Hampir Maksimal, Stimulus Penyeberangan ASDP Buktikan Efektivitas Selama Nataru