"Produksi yang saat ini melampaui 2.000 barel per hari ini merupakan kado awal tahun yang membanggakan bagi industri hulu migas Indonesia, khususnya dari kawasan Indonesia Timur,” ujar Dadang.
Lebih lanjut, Dadang menegaskan bahwa operasi migas yang dijalankan tetap menjunjung tinggi aspek lingkungan, keselamatan, dan tata kelola perusahaan.
Penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) konsisten dijalankan melalui berbagai program yang ketat, sehingga seluruh kegiatan operasional berjalan aman, selamat, dan sesuai regulasi.
"Tidak lupa kami memberikan apresiasi kepada SKK Migas, Pemerintah Daerah dan Masyarakat Adat untuk dukungan penuh terhadap kegiatan operasional perusahaan, sehingga capaian positif peningkatan produksi dapat dicapai," kata Dadang.
Baca Juga: DAMRI Tandatangani Kontrak Pengoperasian Angkutan Perintis Sulawesi Selatan Selama Tahun 2026
Keberhasilan SLW-C4X menjadi harapan Pertamina EP Papua Field dalam melanjutkan pengeboran sumur-sumur pengembangan berikutnya, termasuk sumur SLW-E6X yang saat ini sedang dalam tahap pengeboran.***
Artikel Terkait
Dukung Ekonomi Pesisir, SKK Migas dan PEP Papua Salurkan 200 Alat Tangkap Kepiting untuk Empat Kampung di Papua Barat Daya
Dukung Ketahanan Pangan, SKK Migas dan PEP Papua Serahkan Mesin Parut Sagu di Sorong
Tanam Mangrove & Coastal Clean-Up: SKK Migas-KKKS PEP Papua Bawa Energi Positif ke Sorong
PEP Papua Gelar Program SELARAS 2025, Perkuat Kapasitas Masyarakat Hadapi Bencana
World Clean Up Day, PEP Papua Field Galang Ribuan Tangan untuk Indonesia Bersih