Kabar BUMN — Pada libur panjang akhir pekan Isra Miraj 2026, aktivitas penyeberangan antarpulau tetap berjalan stabil.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan layanan penyeberangan di berbagai lintasan utama nasional berlangsung lancar dan terkendali, dengan operasional yang responsif mengikuti pergerakan penumpang dan kendaraan.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa kelancaran tersebut bukan semata soal volume, melainkan hasil dari konsistensi perusahaan menjaga standar keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa.
Baca Juga: Jangan Lewatkan 25 Januari 2026, Promo Payday Hemat Pol DAMRI Berlaku Sehari
“Di setiap momentum libur panjang akhir pekan, fokus kami selalu sama: memastikan armada siap beroperasi, petugas siaga di lapangan, serta fasilitas pelabuhan berfungsi optimal. Di saat yang sama, koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terus kami perkuat agar arus penyeberangan tetap terkendali,” ujar Heru.
Data pergerakan pada lintasan tersibuk Merak–Bakauheni selama Jumat (16/1) hingga Minggu (18/1) mencerminkan tingginya aktivitas. Dari Merak menuju Bakauheni, tercatat 87.472 penumpang dengan 21.317 unit kendaraan.
Truk logistik mendominasi sebanyak 9.731 unit, diikuti mobil pribadi 8.116 unit.
Baca Juga: Peran Livin’ by Mandiri Kian Kuat dalam Mendorong Inklusi Keuangan
Sebaliknya, arus dari Bakauheni ke Merak mencatat 76.547 penumpang dan 21.026 unit kendaraan, dengan truk logistik tetap mendominasi sebanyak 9.796 unit serta mobil pribadi 7.428 unit.
Di lintasan Ketapang–Gilimanuk, yang menghubungkan Pulau Jawa dan Bali, tercatat 59.501 penumpang dan 17.571 unit kendaraan, didominasi truk logistik sebanyak 5.905 unit serta kendaraan roda dua 5.767 unit.
Sementara itu, arus balik Gilimanuk–Ketapang mencapai 61.615 penumpang dan 17.029 unit kendaraan, dengan truk logistik 5.549 unit dan kendaraan roda dua sebanyak 5.508 unit. Seluruh lintasan tersebut terpantau dalam kondisi ramai namun tetap lancar.
Tetap Waspada Cuaca Ekstrem
Di tengah kelancaran arus penyeberangan selama libur panjang akhir pekan, kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem tetap menjadi perhatian utama.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan bahwa perusahaan terus menyesuaikan operasional seiring prediksi cuaca ekstrem dari BMKG pada periode 17–22 Januari 2026.
Artikel Terkait
Layanan Nataru 2025/2026 ASDP Tuai Apresiasi, Survei Kepuasan Publik Sangat Tinggi
Perairan Sulawesi Masih Bergelora, ASDP Tingkatkan Pengamanan Kapal
Serapan Hampir Maksimal, Stimulus Penyeberangan ASDP Buktikan Efektivitas Selama Nataru
Akses Antar Pulau Makin Terhubung, ASDP Resmikan Lintasan Perintis Banggai–Paisulamo–Dungkean
Natal Penuh Kepedulian, ASDP Berbagi Kehangatan Bersama Anak Panti Asuhan