“Sebagai tulang punggung penyedia EBT nasional, PLN berkomitmen meningkatkan daya saing industri dengan menyediakan layanan listrik hijau yang 100% dipasok oleh pembangkit EBT kami melalui REC.
Baca Juga: Gelar Media Gathering, PHR Zona 4 Bangun Sinergi Media Dukung Ketahanan Energi
"Kami siap melayani kebutuhan listrik hijau untuk sektor bisnis dan industri dengan proses yang mudah dan cepat,” ujar Darmawan.
Sementara itu, Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, mengungkapkan bahwa tingginya minat pelanggan industri berat dan manufaktur berskala besar dengan kebutuhan energi tinggi menjadi pendorong utama kinerja layanan REC sepanjang 2025.
“Sebagian besar penjualan REC masih didominasi oleh pelanggan industri berskala besar.
Baca Juga: Empat Wilayah Kepulauan Maluku Utara Kini Dapat Pendampingan PNM Mekaar
"Pada Desember 2025 lalu, sekitar 55% dari total penjualan REC berasal dari sepuluh pelanggan dengan volume pembelian terbesar.
"Ini menunjukkan sektor industri menjadi motor utama dalam memanfaatkan energi bersih,” jelas Adi.
Sejumlah perusahaan ternama dengan pembelian REC tertinggi berasal dari sektor industri, mulai dari pertambangan, manufaktur, kimia, pulp dan kertas, hingga industri makanan dan bahan baku.
Baca Juga: Terima PMN Rp1,8 Triliun, KAI Manfaatkan untuk Pengadaan KRL
Volume pembelian REC bervariasi, dengan pembelian tertinggi mencapai 779.000 megawatt hour (MWh) dan terendah sebesar 93.966 MWh.
“PLN menegaskan akan terus memperkuat layanan REC sebagai bagian dari upaya pemerintah Indonesia mendukung target transisi energi nasional, sekaligus memberikan nilai tambah bagi pelanggan industri yang ingin berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan,” ucap Adi.
Saat ini, PLN mengoperasikan 12 pembangkit energi terbarukan yang menyuplai listrik hijau bagi pelanggan GEAS, baik REC maupun Dedicated Source.
Baca Juga: Daya Listrik Kurang untuk Rumah atau Bisnis? Ini Panduan Resmi Tambah Daya Praktis via PLN Mobile
Pembangkit tersebut meliputi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang, Ulubelu, Lahendong, Ulumbu, dan Ijen; Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Cirata, Bakaru, Orya Genyem, Saguling, dan Mrica; Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Lambur; serta Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Cirata.***
Artikel Terkait
Sisa 2 Hari Lagi! Manfaatkan Promo Tambah Daya PLN Januari 2026
Diskon 50% PLN Berakhir Besok, Segera Serbu Promo Tambah Daya
Gangguan Listrik Tak Perlu Panik, PLN Mobile Siap Bantu Kapan Saja
Butuh Listrik Tambahan untuk Acara? PLN Mobile Hadirkan Layanan Penyambungan Sementara yang Praktis dan Aman
Daya Listrik Kurang untuk Rumah atau Bisnis? Ini Panduan Resmi Tambah Daya Praktis via PLN Mobile