Alarm Tengah Malam di Rokan: Perjuangan Tanpa Henti Menjaga Denyut Energi Nasional

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Rabu, 28 Januari 2026 | 14:30 WIB
Kisah perjuangan tim PHR di Blok Rokan menjaga pasokan energi nasional saat krisis gas, melalui manuver teknis cepat dan strategi prioritas produksi. (Dok. PHR)
Kisah perjuangan tim PHR di Blok Rokan menjaga pasokan energi nasional saat krisis gas, melalui manuver teknis cepat dan strategi prioritas produksi. (Dok. PHR)

Namun di tengah kondisi krisis, tim di lapangan dituntut melakukan langkah luar biasa: memastikan turbin tetap beroperasi agar pasokan listrik tidak terhenti, sembari melakukan perpindahan bahan bakar secara manual di malam hari.

Baca Juga: DAMRI Rilis Jadwal Terbaru Bus Bisnis Denpasar–Surabaya, Tarif Terjangkau

"Tidak ada yang tidur. Tim di lapangan bekerja dalam shift ketat 24 jam. Kami berjibaku dengan katup, panel kontrol, dan koordinasi tanpa henti.

Fokus kami cuma satu: Jangan sampai operasi negara ini berhenti," ungkap salah satu operator dengan nada heroik, di fasilitas pembangkit listrik Minas.

Menjaga Fondasi Energi Nasional

Baca Juga: PT TIMAH Tbk Satukan Langkah Lewat Town Hall Meeting 2026

Dengan ketersediaan daya yang terbatas akibat gangguan gas, PHR harus mengambil keputusan sulit. Energi yang ada tidak lagi memungkinkan seluruh operasi berjalan bersamaan seperti biasa.

Berdasarkan perhitungan engineering yang akurat, PHR menerapkan strategi prioritas atau Pareto. Fokus utama diarahkan pada area-area kritis untuk mencegah minyak membeku (congeal) di Stasiun Pengumpul maupun Jaringan Pipa.

Secara paralel, tim mengupayakan agar sumur-sumur dengan tingkat produktivitas tinggi tetap beroperasi, mengacu pada sistem pengurangan beban otomatis (load shedding) yang dimiliki PHR.

Baca Juga: PT Vale Indonesia Memastikan Praktik Pertambangan Berkelanjutan di Pomalaa

Sementara itu, sebagian operasi lainnya terpaksa dihentikan sementara demi menjaga kestabilan jaringan secara keseluruhan.

Pendekatan ini terbukti efektif karena sebagian besar produksi tetap terselamatkan meskipun dalam kondisi kekurangan energi.

Direktur Utama PHR, Muhamad Arifin, menegaskan bahwa ketangguhan para pekerja PHR di lapangan merupakan benteng utama dalam menjaga ketahanan energi nasional.

Baca Juga: 5 Jajanan Tradisional Jawa Timur, Autentisitas Rasa dan Kekayaan Bahan Lokal

"Di tengah situasi akibat gangguan pada pihak ketiga seperti ini, saya melihat semangat juang yang luar biasa. Tim kami tidak menyerah pada keadaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini