Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Pemerintah Kabupaten Tabanan, I Made Subagya, menyampaikan apresiasi atas langkah BULOG dalam mengenalkan asuransi parametrik sebagai bentuk perlindungan baru bagi petani di tengah dampak perubahan iklim.
Baca Juga: Akhir Pekan Gratisan, Saksikan The Mystical Kecak Dance di Taman Mini Indonesia Indah
Program ini dinilai melengkapi skema asuransi pertanian yang telah berjalan dan akan diterapkan secara selektif melalui kelompok tani (gapoktan) yang aktif dan produktif.
“Sebagai pilot project, program ini sangat strategis untuk menjadi dasar evaluasi dan rujukan kebijakan ke depan, sehingga petani dapat memperoleh perlindungan usaha tani yang lebih komprehensif dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Pelaksanaan kegiatan ini selaras dengan pilar pembangunan sosial dalam Program TJSL BULOG, khususnya dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 2: Tanpa Kelaparan.
Baca Juga: Bulan K3 2026, PLN IP Pastikan Overhaul PLTU Suralaya Sesuai Komitmen 5ON
Selain itu, kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara BULOG, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan sektor pertanian untuk memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah.
Melalui Program TJSL Bulog Peduli Petani, Perum BULOG menegaskan komitmennya untuk terus memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Upaya ini diarahkan untuk mendorong petani yang lebih tangguh, teredukasi, dan berdaya saing, sekaligus berkontribusi nyata dalam menjaga ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan. ***
Artikel Terkait
Tak Sekadar Olahraga, BULOG Perkuat Relasi Media Lewat Fun Sport & Networking Session
Bukan Keuntungan, BULOG Tegaskan Margin 7% adalah Kompensaai Tugas Negara
Serentak Sejak Awal 2026, BULOG Genjot Penyerapan Gabah dan Beras Nasional
BULOG Bersama Kemenhaj Jajaki Ekspor Beras Premium untuk Kebutuhan Haji dan Umrah di Arab Saudi
Mendagri Puji BULOG dan BAPANAS Jaga Harga Pangan di Daerah Bencana, Tito: Langkah yang Sangat Luar Biasa