PLN mencatat sektor rumah tangga menjadi kontributor terbesar konsumsi listrik nasional dengan capaian 133,41 TWh pada 2025.
Angka ini tumbuh 3,2% YoY atau 4,09 TWh dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, serta menyumbang sekitar 41,99% dari total penjualan listrik nasional.
Di sisi lain, konsumsi listrik sektor industri mencapai 93,35 TWh, tumbuh 2,5% secara tahunan atau setara 2,31 TWh.
Pertumbuhan ini didorong oleh aktivitas industri makanan dan minuman, besi, baja dan logam, serta barang galian bukan logam.
Adapun konsumsi listrik di sektor bisnis tercatat sebesar 60,74 TWh.
Angka tersebut meningkat 3,11 TWh atau 5,4% secara YoY, didorong oleh pertumbuhan permintaan listrik di sektor data center, mall atau shopping center, perdagangan non-otomotif, serta pergudangan dan logistik.
Adi menambahkan, peningkatan konsumsi listrik nasional juga diiringi dengan penambahan 3,29 juta pelanggan baru.
Baca Juga: Tanggal Cantik 2.2, DAMRI Hadirkan Diskon Tiket AKAP hingga 20 Persen
Hingga Desember 2025, total pelanggan PLN mencapai 96,2 juta, mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan PLN.
“Pertumbuhan jumlah pelanggan dan konsumsi listrik di berbagai sektor mencerminkan aktivitas ekonomi yang semakin masif.
"Ke depan, PLN berkomitmen terus mengoptimalkan infrastruktur dan layanan kelistrikan untuk menjawab kebutuhan energi yang semakin berkembang,” tutup Adi.***
Artikel Terkait
Waspada Cuaca Ekstrem, PLN Bagikan 3 Tips Penting Antisipasi Kelistrikan
Mau Tambah Daya Listrik? Ini Panduan Resmi Pengajuan Lewat PLN Mobile
Bulan K3 2026, PLN IP Pastikan Overhaul PLTU Suralaya Sesuai Komitmen 5ON
Ini Tips Resmi dari PLN Agar Terhindar Bahaya Listrik Saat Cuaca Ekstrem
Jakarta Electric PLN Mobile Sapu Bersih Popsivo Polwan, Putaran Pertama Proliga 2026 Ditutup Gemilang