ROA PalmCo Naik ke 7,9 Persen, Bukti Pengelolaan Aset BUMN Perkebunan Makin Solid

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Minggu, 1 Februari 2026 | 17:30 WIB
ROA PalmCo mencapai 7,9 persen pada 2025, melampaui target dan menunjukkan penguatan pengelolaan aset serta efisiensi modal BUMN perkebunan. (Dok. PTPN)
ROA PalmCo mencapai 7,9 persen pada 2025, melampaui target dan menunjukkan penguatan pengelolaan aset serta efisiensi modal BUMN perkebunan. (Dok. PTPN)

Penguatan kinerja PalmCo ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang mendorong peningkatan efisiensi dan produktivitas aset BUMN.

Baca Juga: Menjaga Mutu Energi Jawa Barat: Peran Integrated Terminal Balongan Pastikan BBM Berkualitas

Presiden Prabowo Subianto dalam berbagai kesempatan menekankan bahwa BUMN tidak cukup hanya besar dari sisi kepemilikan aset, tetapi juga harus mampu menghasilkan laba yang sepadan dengan standar korporasi global.

Dalam konteks tersebut, ROA menjadi salah satu indikator utama untuk menilai kinerja perusahaan.

Dengan raihan ROA sebesar 7,9 persen, PalmCo dinilai semakin mendekati target jangka panjang perusahaan pada 2029, yakni ROA sebesar 10 persen.

Baca Juga: Befood Padel Tournament 2026, Komitmen BULOG Dorong Hidup Aktif dan Sehat Lewat Olahraga

“Kami memahami mandat pemerintah agar setiap aset negara memberi nilai tambah ekonomi. Posisi saat ini memberi keyakinan bahwa target ROA 10 persen bukan hal yang mustahil, bahkan berpeluang dicapai lebih cepat dari peta jalan yang ditetapkan,” kata Jatmiko.

Selain ROA, indikator efisiensi modal PalmCo juga memperlihatkan perkembangan yang positif. Pada 2025, Return on Invested Capital (ROIC) perusahaan tercatat mencapai 17,10 persen.

Angka ini naik sekitar 34 persen dibandingkan 2024 yang berada di level 12,73 persen, serta jauh lebih tinggi dibandingkan capaian 2023 sebesar 8,17 persen.

Baca Juga: Jelajah Kuliner Tradisional di Pasar Ngasem, Yogyakarta

Realisasi ROIC tersebut juga melampaui target awal perusahaan yang ditetapkan sebesar 12,22 persen.

Di tengah karakter industri perkebunan yang padat modal, ROIC di atas 17 persen mencerminkan efektivitas alokasi belanja modal sekaligus keberhasilan perusahaan dalam menekan biaya modal.

Jatmiko menegaskan bahwa manajemen terus memastikan setiap investasi diarahkan ke sektor dengan tingkat imbal hasil tinggi, seperti intensifikasi lahan dan penguatan sektor hilir.

Baca Juga: Tanpa Jeda Sepanjang Perjalanan, Petugas OTC KAI Services Jaga Kebersihan Kereta Api

“ROIC yang baik menunjukkan bahwa pertumbuhan PalmCo dijalankan dengan disiplin. Ekspansi dilakukan secara terukur, dengan kualitas belanja modal yang akuntabel,” ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini