Kabar BUMN – PT Elnusa Tbk (Elnusa) melalui anak usahanya, PT Sigma Cipta Utama (SCU), resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT FPT Software Indonesia melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada 22 Januari di Graha Elnusa.
Kolaborasi ini difokuskan pada pengembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan percepatan transformasi digital untuk memperkuat kapabilitas teknologi SCU sekaligus mendorong inovasi yang berdampak pada efisiensi, keselamatan, dan keandalan operasional.
Sinergi antara keahlian FPT Software Indonesia di bidang AI dan kapabilitas SCU dalam solusi teknologi informasi dan komunikasi (ICT) diharapkan mampu menghadirkan solusi digital yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan industri.
Baca Juga: Kinerja Hulu Migas PHE 2025: Produksi Stabil, Cadangan Bertambah
Implementasi teknologi ini ditujukan untuk meningkatkan akurasi operasional, menyederhanakan proses bisnis, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih efektif di berbagai lini operasional.
Direktur Pengembangan Elnusa, Arief Prasetyo Handoyo, menyampaikan bahwa “Kerja sama ini merupakan kolaborasi yang bertujuan mentransformasi kompleksitas data menjadi solusi yang sederhana, terukur, dan dapat ditindaklanjuti.'
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kerja sama ini juga menetapkan standar baru dalam memanfaatkan data secara berkelanjutan untuk meningkatkan efektifitas kerja dan pengambilan keputusan di industri energi.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur SCU, Didik Purwanto, mengungkapkan bahwa ruang lingkup Nota Kesepahaman ini menunjukkan kesiapan SCU dalam menghadirkan solusi teknologi AI & Machine Learning (ML) di industri migas khususnya di Pertamina group secara lebih cepat.
“Industri energi yang saat ini masih berlomba melakukan transformasi digital secara lebih masif, tentunya akan memberikan nilai tambah, jika kita memiliki kemampuan untuk mengekstrak insight data secara cepat dan akurat, melalui implementasi teknologi AI,” ujarnya.
Sejalan dengan itu, Sr. Director Energy Sector FPT Indonesia, Abdul Mutalib Masdar, menyampaikan bahwa cakupan solusi serta pengalaman FPT Software Indonesia dalam inovasi AI dan transformasi digital diharapkan dapat dikembangkan bersama SCU untuk menjawab tantangan teknologi bisnis di industri migas.
Baca Juga: Bank Mandiri Salurkan Bantuan Kemanusiaan bagi Korban Longsor Bandung Barat
Ia menambahkan, kolaborasi ini juga membuka peluang penerapan solusi AI yang lebih luas, tidak hanya di lingkungan Pertamina Group, tetapi juga di seluruh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di Indonesia.
Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat agenda digitalisasi penetrasi pasar bagi SCU, meningkatkan daya saing, serta memperkuat kontribusi perusahaan dalam menghadirkan solusi layanan berbasis teknologi yang relevan dengan kebutuhan industri yang sedang berkembang saat ini.
Artikel Terkait
Tembus Persaingan Global, Inovasi Wireline Elnusa Menang di Ajang IPITEx 2026
Awal Tahun Langsung Produktif, Elnusa Perkuat Produksi Migas Lewat Replikasi Teknologi Velocity String
Perjalanan TJSL Elnusa 2025: Bertumbuh Bersama Masyarakat dan Menciptakan Dampak Berkelanjutan
Mengawali 2026, Elnusa Pacu Akselerasi Eksplorasi Migas di Indonesia Timur dengan Penguatan Teknologi Seismik
Elnusa Perkuat Ketahanan Energi Nasional dengan Strategi Teknologi Terintegrasi dan Inovasi Berkelanjutan