“Ini menjadi semangat kita bersama BULOG, Kementerian Perdagangan, dan seluruh pihak yang terlibat bahwa kita bisa mengekspor beras ke Arab Saudi, karena alasan utamanya adalah jamaah dari Tanah Air tidak terbiasa mengonsumsi nasi atau beras selain beras lokal, yang tentunya dapat mempengaruhi kesehatan selama menjalankan ibadah,” jelasnya.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan hari ini, BULOG juga menyelenggarakan uji tanak terhadap beberapa sampel beras yang diusulkan untuk ekspor.
Kegiatan ini bertujuan untuk menilai tekstur, aroma, rasa, dan kualitas nasi setelah dimasak, guna memastikan bahwa beras yang akan dikirim memenuhi preferensi konsumen serta standar mutu premium.
Hasil uji tanak ini menjadi salah satu dasar dalam penentuan jenis beras dan merek yang akan digunakan dalam program ekspor.
Baca Juga: PT TIMAH Perluas Konservasi Laut Lewat Pemasangan 45 Coral Garden di Bangka
Rapat koordinasi ini juga menegaskan kesiapan Indonesia dalam memanfaatkan momentum surplus beras nasional tahun 2025, yang menjadi bukti keberhasilan swasembada pangan sekaligus membuka peluang strategis bagi Indonesia untuk memperluas peran sebagai eksportir beras di pasar global.***
Artikel Terkait
BULOG dan PERPADI Perkuat Sinergi Serap Gabah Nasional untuk Cadangan Beras 2026
BULOG dan TNI AD Perkuat Sinergi Percepatan Serapan Gabah Petani 2026
BULOG Mulai Serapan Gabah 2026 dari NTB, Target Capai 4 Juta Ton Setara Beras Nasional
BULOG Tegaskan Kesiapan Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Pasokan Beras Bermutu Jadi Fokus
Befood Padel Tournament 2026, Komitmen BULOG Dorong Hidup Aktif dan Sehat Lewat Olahraga