Bank Mandiri Perkuat Komitmen Pembangunan Nasional Lewat 1.174 Program TJSL di 2025

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Rabu, 4 Februari 2026 | 10:30 WIB
Bank Mandiri jalankan 1.174 program TJSL sepanjang 2025 di 12 wilayah Indonesia, fokus pada sosial, lingkungan, ekonomi, dan tata kelola. (Dok. Bank Mandiri)
Bank Mandiri jalankan 1.174 program TJSL sepanjang 2025 di 12 wilayah Indonesia, fokus pada sosial, lingkungan, ekonomi, dan tata kelola. (Dok. Bank Mandiri)

Sepanjang 2025, lebih dari 371.000 paket bantuan sosial disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Baca Juga: Rutin Naik Kereta? Jangan Lewatkan Cashback Tiket KAI lewat BRImo

Selain itu, Bank Mandiri membangun dan merenovasi fasilitas pendidikan, menyediakan ambulans untuk layanan kesehatan, serta memberikan bantuan darurat bagi masyarakat terdampak bencana.

Program percepatan penurunan stunting juga menjadi bagian dari pilar sosial, sejalan dengan prioritas nasional dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak dini.

Pada pilar lingkungan, anggaran sebesar Rp79,2 miliar digunakan untuk mendukung pelestarian lingkungan dan infrastruktur dasar.

Baca Juga: Tak Setinggi Gunung Lain di Magelang, Mendaki dan Turun Gunung Giyanti Bisa Dilakukan Setengah Hari Saja

Program mencakup pembangunan dan perbaikan fasilitas umum, sanitasi, akses air bersih, serta penguatan fasilitas sosial dan keagamaan.

Bank Mandiri juga berkontribusi dalam pembangunan jalan umum dan saluran irigasi, sejalan dengan komitmen mitigasi perubahan iklim dan keberlanjutan sumber daya alam.

Pilar ekonomi mendorong akselerasi pertumbuhan dengan memperkuat kapasitas masyarakat dan pelaku usaha.

Baca Juga: Kolaborasi InJourney Group Perkuat Kapasitas Pedagang Pantai di Kawasan The Nusa Dua

Realisasi anggaran pilar ini mencapai Rp28 miliar, difokuskan pada penguatan UMKM, peningkatan literasi usaha, serta dukungan mobilitas masyarakat.

Bank Mandiri menyelenggarakan ratusan pelatihan UMKM dan menyalurkan bantuan untuk mobilitas serta solusi ekonomi berbasis lingkungan, termasuk pengadaan sarana kebersihan perairan dan program rumah tidak layak huni.

“Melalui pilar ekonomi, kami berupaya memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi berjalan secara inklusif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. TJSL menjadi bagian dari upaya kami dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Riduan.

Baca Juga: PT Agrinas Jaladri Nusantara Cari Talenta General Affairs untuk Penempatan Jakarta Selatan

Sementara itu, pilar hukum dan tata kelola menguatkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan dalam pelaksanaan TJSL. Dengan anggaran Rp1,2 miliar, Bank Mandiri memastikan pelaporan program dilakukan secara terbuka melalui sustainability report dan publikasi kegiatan yang akuntabel.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini