Sementara itu, di lintasan Ketapang–Gilimanuk, sebanyak 56 kapal dioperasikan, termasuk kapal berkapasitas besar untuk memastikan kelancaran arus kendaraan dan penumpang.
Melalui penguatan digitalisasi dan kesiapan operasional tersebut, ASDP menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan Ferizy sebagai platform layanan penyeberangan nasional yang andal, modern, dan berkelanjutan.***
Artikel Terkait
Cuaca Ekstrem Berlanjut, ASDP Perkuat Kesiapsiagaan di Lintas Sumatera-Jawa-Bali
Pelabuhan Bitung, Gerbang Strategis ASDP yang Jadi Penopang Logistik dan Konektivitas Timur Indonesia
Strategi Terpadu ASDP Sambut Mudik Lebaran 2026 di Jalur Sumatera–Jawa–Bali
ASDP Perkuat Akses Penyeberangan Sorong demi Menjaga Konektivitas Papua Barat Daya
ASDP Dorong Akses Laut Wakatobi untuk Pariwisata dan Penguatan Ekonomi Daerah