Mudik Lebaran 2026 Lebih Aman dan Hemat, ASDP Siap Implementasikan Stimulus Pemerintah

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Rabu, 11 Februari 2026 | 13:30 WIB
ASDP menyatakan kesiapan penuh mendukung stimulus transportasi Lebaran 2026 dengan diskon tarif jasa kepelabuhanan hingga 100 persen.
ASDP menyatakan kesiapan penuh mendukung stimulus transportasi Lebaran 2026 dengan diskon tarif jasa kepelabuhanan hingga 100 persen.

Kabar BUMN – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyatakan komitmennya mendukung kebijakan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dalam menghadirkan stimulus transportasi selama Angkutan Lebaran 2026.

Langkah ini bertujuan memastikan mobilitas masyarakat tetap aman, tertib, dan lebih terjangkau saat periode mudik.

Pemerintah akan memberlakukan diskon tarif jasa kepelabuhanan hingga 100 persen pada layanan penyeberangan selama 12–31 Maret 2026.

Baca Juga: 25 Bus Disiapkan, PTPN IV PalmCo Buka Mudik Gratis Lebaran 2026

Program ini menargetkan pelayanan sekitar 945.000 kendaraan dan 2,4 juta penumpang secara nasional, sehingga diharapkan dapat meringankan biaya perjalanan sekaligus membantu kelancaran arus mudik.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan kesiapan perusahaan dalam menjalankan kebijakan tersebut, mulai dari optimalisasi operasional pelabuhan dan armada hingga penguatan layanan digital di lintasan utama penyeberangan.

“Kami menyambut baik stimulus transportasi Lebaran sebagai wujud kehadiran negara dalam membantu masyarakat menekan biaya perjalanan sekaligus memastikan arus mudik lebih merata. ASDP akan mengoptimalkan kesiapan operasional agar layanan tetap aman, lancar, dan nyaman,” ujarnya.

Baca Juga: Lebih dari 7,45 Juta Penerima, Bank Mandiri Konsisten Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Heru menegaskan, ASDP mendukung penuh program stimulus pemerintah tersebut. Namun, implementasi pemberian diskon tarif pada periode layanan Angkutan Lebaran masih menunggu terbitnya Surat Keputusan Bersama (SKB) sebagai dasar pelaksanaan teknis di lapangan.

Dengan begitu, penerapan kebijakan nantinya dilakukan secara serentak dan terkoordinasi di seluruh pemangku kepentingan.

ASDP memproyeksikan pergerakan penumpang Angkutan Lebaran 2026 mencapai sekitar 5,8 juta orang atau naik 9,4 persen, dengan kendaraan sekitar 1,4 juta unit atau meningkat 9,3 persen.

Baca Juga: PT PAL Gandeng Krakatau Steel dan BKI Memperkuat Kedaulatan Industri Maritim

Dengan kesiapan tersebut, ASDP optimistis layanan penyeberangan dapat menjaga kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus konektivitas logistik selama mudik dan arus balik Lebaran.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna memastikan kelancaran penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini