Sesuai Arahan Presiden, Agrinas Jaladri Siap Jadi Jangkar Ekosistem Bisnis Maritim Bangkitkan Ekonomi Nelayan

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Jumat, 13 Februari 2026 | 10:30 WIB
Presiden dorong kampung nelayan jadi strategi nasional perkuat ekonomi pesisir dan industri perikanan. (Dok. Agrinas Jaladri)
Presiden dorong kampung nelayan jadi strategi nasional perkuat ekonomi pesisir dan industri perikanan. (Dok. Agrinas Jaladri)

Kabar BUMN - Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) pada Kamis sore (12/2/2026) untuk membahas pembangunan kampung nelayan sebagai strategi nasional dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden menegaskan bahwa pembangunan kampung nelayan harus menjadi momentum penting untuk memperkuat ekonomi pesisir sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat maritim Indonesia.

Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, yang turut hadir dalam ratas di Istana Merdeka, menjelaskan bahwa sesuai arahan Presiden, kampung nelayan akan terintegrasi dalam ekosistem yang dikelola melalui PT Agrinas Jaladri Nusantara.

Baca Juga: KAI Buka Pendaftaran Mudik Gratis, Tersedia 480 Tiket KA Tawang Jaya Premium Relasi Pasarsenen – Semarang Tawang

“Ini kan masuk dalam ekosistem yang akan nanti dikelola melalui Jaladri. Jadi ini kan memang bagaimana kita mengoptimalkan potensi dari pada laut kita, sehingga Jaladri nanti akan fokus kepada pengembangan produktivitas di industri perikanan kita,” ujar Dony kepaa sejumlah wartawan di Istana Merdeka, Kamis (12/2/2026).

Menurut Dony, pembangunan kampung nelayan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, melainkan juga harus disiapkan secara matang dari sisi bisnis, termasuk memastikan penyerapan hasil produksi perikanan.

Ia juga menekankan bahwa penguatan industri galangan kapal menjadi bagian penting dari strategi tersebut.

Baca Juga: Instrumen Pembiayaan PNM Mendapat Apresiasi Internasional

Dony menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang telah mendorong pertumbuhan industri galangan kapal nasional.

“Dan berterima kasih tentunya karena industri ini tumbuh dari KKP, sehingga industri dari galangan-galangan kapal kita itu akan menjadi optimal kan.

"Ini sejalan dengan cara kita untuk melakukan konsolidasi dari pada galangan kapal kita. Ini bagus sekali kan,” ungkapnya.

Baca Juga: Kuliner Khas Lombok Timur, Punya Banyak Hidangan Laut Lokal

Konsolidasi galangan kapal tersebut rencananya akan dilakukan di bawah PT PAL Indonesia sebagai bagian dari penguatan kapasitas industri nasional.

Dony memastikan proses konsolidasi ditargetkan rampung dalam waktu dekat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini