“Pengoperasian shuttle bus ini diharapkan mempermudah akses di area pelabuhan, khususnya bagi lansia, ibu dan anak, serta masyarakat berkebutuhan khusus.
Baca Juga: 19 Tahun Pertagas: Energi Mengalir untuk Negeri, Perkuat Langkah Wujudkan Indonesia Emas 2045
"Langkah ini juga menjadi bagian dari transformasi layanan menuju konsep Green Port serta penguatan implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di lingkungan perusahaan,” jelas Heru.
Direktur Utama PT Jasaraharja Putera Abdul Haris menambahkan bahwa kolaborasi tersebut merupakan sinergi strategis antar mitra industri untuk menciptakan nilai tambah bagi transportasi nasional.
“Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada dukungan fasilitas, tetapi terus berkembang untuk menghadirkan layanan penyeberangan yang aman dan nyaman dengan melayani sepenuh hati,” ujarnya.
Sebagai operator transportasi penyeberangan nasional, ASDP menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat keselamatan serta menghadirkan inovasi layanan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem transportasi yang aman, inklusif, dan berkelanjutan.***
Artikel Terkait
Mudik Tak Sekadar Menyeberang, ASDP Siapkan Fasilitas Keluarga untuk Lebaran 2026
Libur Imlek 2026 Dongkrak Trafik Penyeberangan, ASDP Catat Lonjakan Tajam Sumatera–Jawa–Bali
Merak–Bakauheni Jadi Barometer Kelancaran Mudik Lebaran 2026, ASDP Siapkan Layanan Maksimal
Mudik Lebaran 2026 Lebih Terjangkau, ASDP Terapkan Diskon dan Single Tarif
ASDP Cabang Batam Cari Karyawan Laut untuk Posisi Juru Minyak dan Juru Masak, Simak Info Lokernya