Pihaknya berkomitmen akan terus menyediakan layanan listrik hijau sebagai upaya untuk mendukung daya saing sektor industri Indonesia yang menjadi salah satu tulang punggung perekonomian nasional.
Baca Juga: Hangatnya Ramadan, PT Timah Berbagi Kebersamaan di Panti Asuhan Al Khoiriyah
“Kami berkomitmen penuh mendukung daya saing industri nasional dengan mendorong pemanfaatan energi bersih dan ramah lingkungan.
'PLN tidak hanya menyediakan listrik yang andal, tetapi juga menghadirkan produk hijau seperti REC untuk membantu pelanggan industri meningkatkan daya saing sekaligus berkontribusi pada agenda transisi energi nasional, khususnya green mining. Kolaborasi dengan sektor industri menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem energi bersih yang berkelanjutan,” ujar Adi.
Sementara itu, General Manager PLN UID Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, Iwan Soelistijono menyambut baik langkah PT BIB memanfaatkan layanan REC PLN sebagai bagian dari implementasi energi bersih dan praktek green mining.
Baca Juga: Mudik Naik Kereta Bersama Balita? Ini Tips Agar Anak Tetap Nyaman Sepanjang Perjalanan
Iwan meyakini, kolaborasi tersebut dapat menjadi tolok ukur transformasi energi bersih bagi sektor pertambangan lainnya di Indonesia.
"Kami mengapresiasi dan berterima kasih atas kepercayaan PT BIB yang telah mengoptimalkan layanan REC sebagai salah satu komitmen dalam menjalankan praktek green mining. Semoga semangat ini bisa menginspirasi pelaku industri lain, sehingga manfaat transisi energi dapat semakin luas dirasakan," ujar Iwan.
Layanan Green Energy as a Service (GEAS) REC adalah inovasi produk hijau PLN yang menjamin penggunaan energi baru terbarukan (EBT) secara transparan dan diakui internasional.
Baca Juga: Fitur Baru BYOND by BSI Perkuat Layanan E-Commerce, Transaksi Melonjak 122 Persen
Setiap sertifikat REC membuktikan bahwa listrik yang digunakan pelanggan berasal dari pembangkit EBT atau nonfosil, dengan sistem pelacakan APX Tradable Instrument for Global Renewables (TIGRs) dari Amerika Serikat yang memastikan kepatuhan terhadap standar internasional.
Sepanjang 2025, tercatat penjualan REC PLN secara nasional mencapai 6,43 terawatt hour (TWh) atau tumbuh 19,65 persen dibanding tahun sebelumnya.
Pertumbuhan ini menunjukkan kepercayaan pelanggan sektor industri dan bisnis terhadap produk energi hijau dari PLN sekaligus meningkatnya kesadaran pelanggan akan transisi energi.***
Artikel Terkait
Berbagi Berkah, YBM PLN Salurkan 45 Ribu Bingkisan Sepanjang Ramadan 1447 H
Ramadan Terang, Lebaran Tenang! PLN Beri Diskon 50% Tambah Daya, Catat Syaratnya
Tambah Daya Listrik Lebih Hemat di Bulan Suci, PLN Siapkan Promo Spesial Ramadan 1447 H
PLN Indonesia Power Perkuat Siaga Listrik dan Tebar Kepedulian di Bulan Ramadan 1447 H
PLN IP Mantapkan Langkah Energi Bersih Berbasis Hidrogen Hijau