Sebanyak 2.280 ton beras premium akan dikirim secara bertahap untuk jemaah haji tahun 2026.
Baca Juga: Awal 2026 Melesat, Puluhan Ribu Wisman Pilih Kereta Api untuk Jelajahi Kota-Kota Favorit Indonesia
Beras yang dikirim merupakan hasil pengadaan gabah segar petani dalam negeri yang diproses melalui Rice Milling Unit (RMU) modern berstandar tinggi, dengan kadar air terjaga, tingkat pecahan maksimal 5 persen, telah melalui uji laboratorium, memenuhi standar ekspor internasional, serta tersertifikasi halal.
Ekspor ini juga telah memperoleh dukungan penuh dari Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia yang mewajibkan seluruh dapur penyedia konsumsi Jemaah Haji Indonesia di Mekkah dan Madinah menggunakan Beras BULOG Befood Nusantara untuk musim haji 2026.
BULOG memastikan bahwa pelaksanaan ekspor ini tidak mengganggu ketersediaan pasokan dalam negeri. Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) berada dalam kondisi aman dan terkendali, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan baik.
Baca Juga: Jangan Panik! Ini Tips Mengatasi Rasa Takut Nyasar Saat Bepergian Jauh
Momentum pelepasan ekspor Beras Befood Nusantara ini sekaligus memperkuat diplomasi pangan Indonesia di tingkat global, menunjukkan bahwa produk pangan nasional memiliki daya saing, kualitas, dan kepercayaan internasional.
Perum BULOG berkomitmen menjalankan penugasan pemerintah secara profesional, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan terbaik bagi Jemaah Haji Indonesia, sembari terus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara produsen beras yang mandiri dan kompetitif di pasar dunia.***
Artikel Terkait
Komitmen Memenuhi Kebutuhan Jamaah Haji 2026, BULOG Akan Kirim 2.280 Ton Beras Perdana ke Arab Saudi
BULOG Sidak Pasar Nasional Jelang Ramadhan dan Lebaran 2026, Pastikan Stok Beras dan Minyakita Aman
BULOG Buka Pendaftaran Mudik Gratis 2026, Tersedia Kuota 750 Kursi ke Berbagai Kota Tujuan
Sidak Ramadan, Dirut Perum BULOG Pastikan Harga Pangan di Semarang Tetap Terkendali
Dirut BULOG Tinjau Mitra Penggilingan Padi di Maros, Dorong Inovasi Sekam Jadi Bernilai Ekonomi