Garuda Indonesia Group Siapkan 1,3 Juta Kursi Penerbangan Hadapi Lonjakan Penumpang Lebaran 2026

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Kamis, 12 Maret 2026 | 18:00 WIB
Ilustrasi - Garuda Indonesia Group menyiapkan 1,3 juta kursi penerbangan untuk periode mudik Lebaran 2026, lengkap dengan extra flight dan stimulus potongan tiket. (Dok. Garuda Indonesia)
Ilustrasi - Garuda Indonesia Group menyiapkan 1,3 juta kursi penerbangan untuk periode mudik Lebaran 2026, lengkap dengan extra flight dan stimulus potongan tiket. (Dok. Garuda Indonesia)

Kabar BUMN — Menyambut meningkatnya mobilitas masyarakat pada masa libur Idulfitri 1447 H/2026 M, Garuda Indonesia bersama Citilink telah menyiapkan kapasitas penerbangan dalam jumlah besar.

Kedua maskapai yang tergabung dalam Garuda Indonesia Group tersebut menyediakan sekitar 1,3 juta kursi penerbangan untuk mengakomodasi kebutuhan perjalanan masyarakat.

Kapasitas itu dialokasikan untuk periode perjalanan mulai 14 hingga 29 Maret 2026.

Baca Juga: Awal Tahun 2026, PTPN IV Regional III Catatkan Kinerja Operasional yang Melampaui Target

Jumlah kursi tersebut terbagi antara dua maskapai yang berada dalam satu grup. Garuda Indonesia menyediakan sekitar 616 ribu kursi, sementara Citilink menghadirkan sekitar 742 ribu kursi bagi para penumpang.

Secara keseluruhan, kapasitas tersebut didukung oleh 7.634 frekuensi penerbangan yang terdiri dari 3.325 penerbangan Garuda Indonesia dan 4.309 penerbangan Citilink.

Untuk mengantisipasi potensi lonjakan penumpang selama musim mudik Lebaran, Garuda Indonesia Group juga menyiapkan tambahan penerbangan.

Baca Juga: Safari Ramadan di Rig PDSI Indramayu, Pertamina Tebarkan Semangat Energi dan Kebersamaan

Total terdapat rencana 449 penerbangan ekstra yang akan dioperasikan. Rinciannya meliputi 146 penerbangan tambahan dari Garuda Indonesia dan 303 penerbangan tambahan dari Citilink.

Sejumlah rute diperkirakan akan mengalami permintaan yang cukup tinggi selama periode tersebut. Untuk rute domestik, jalur penerbangan yang diprediksi ramai antara lain Jakarta–Padang, Jakarta–Medan, Jakarta–Balikpapan, Jakarta–Pekanbaru, dan Jakarta–Jambi.

Sementara itu, rute internasional yang diperkirakan banyak diminati mencakup Jakarta–Singapura, Jakarta–Jeddah, Jakarta–Madinah, serta Denpasar–Narita (Tokyo).

Baca Juga: Dirut BULOG Hadiri Buka Puasa TNI–Polri, Perkuat Kerja Sama Jaga Stabilitas Nasional

Selain menyiapkan kapasitas penerbangan, Garuda Indonesia juga memproyeksikan waktu terjadinya lonjakan perjalanan. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026. Sedangkan puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 24 Maret 2026.

Direktur Operasi Garuda Indonesia Dani Haikal Iriawan menyampaikan bahwa kesiapan kapasitas tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan perjalanan masyarakat selama Lebaran dapat berjalan lancar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini