Pemerintah Resmi Buka Posko Nasional ESDM Ramadan dan Idulfitri 2026, Pertamina Pastikan Pasokan Energi Aman

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Jumat, 13 Maret 2026 | 12:30 WIB
Pemerintah membuka Posko Nasional ESDM untuk memantau pasokan BBM, LPG, dan listrik selama Ramadan dan Idulfitri 2026. (Dok. Pertamina)
Pemerintah membuka Posko Nasional ESDM untuk memantau pasokan BBM, LPG, dan listrik selama Ramadan dan Idulfitri 2026. (Dok. Pertamina)

"Kami juga terus memastikan layanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal melalui jaringan distribusi energi yang tersebar di seluruh Indonesia,” ujar Simon, pada kesempatan kegiatan pembukaan Posko Nasional Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ramadan Idulfitri 2026 bersama Kementerian ESDM, BPH Migas dan lembaga terkait di Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Selain memastikan pasokan energi, Pertamina juga menyiapkan sejumlah layanan tambahan di wilayah atensi atau daerah yang diprediksi mengalami lonjakan konsumsi energi selama Ramadan dan Lebaran.

Baca Juga: 5 Biji Kopi Indonesia yang Diminati Pasar Internasional, Kunci Keunggulannya di Rasanya yang Khas

“Beberapa layanan tambahan kami siapkan, antara lain motoris Pertamina Delivery Service (PDS) yang dapat mengantarkan BBM ketika terjadi kemacetan di jalan, serta mobil tangki yang disiagakan di sejumlah titik strategis untuk memastikan distribusi energi tetap berjalan lancar,” tambah Simon.

Selain fokus pada layanan domestik, Pertamina juga terus memperkuat infrastruktur energi nasional, termasuk menjajaki peluang kerja sama pembangunan fasilitas penyimpanan energi (storage) guna meningkatkan ketahanan energi nasional.

Terkait kondisi kapal di kawasan Teluk Arab, Simon menegaskan bahwa Pertamina terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Baca Juga: Bestie Care, Bestie Share: ITDC Salurkan Bantuan ke SDN Gerupuk, Bangkitkan Semangat Belajar Pascabanjir Mandalika

“Saat ini terdapat dua kapal yang telah melanjutkan operasional, yakni Pertamina International Shipping (PIS) Rinjani dan PIS Paragon, yang melayani non-captive market dengan tujuan pengiriman ke Kenya dan India, sehingga tidak terkait langsung dengan kebutuhan energi domestik Pertamina,” jelas Simon.

Sementara itu, dua kapal lainnya, yaitu Pertamina Pride dan Gamsunoro, masih berada di wilayah Teluk Arab.

“Prioritas utama Pertamina adalah memastikan keselamatan kru kapal serta keamanan kargo yang diangkut.

Baca Juga: Perayaan 1 Tahun Danantara, Pertamina Kembangkan Senyum Pelajar Indonesia Lewat Bantuan Paket Tas Baru

"Kami terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan otoritas terkait untuk memastikan situasi tetap kondusif sehingga kapal dapat melanjutkan operasional dengan aman,” ujar Simon.

Sebagai langkah antisipasi terhadap dinamika geopolitik global, Pertamina juga terus melakukan diversifikasi sumber pasokan energi dari berbagai wilayah dunia.

Selain dari kawasan Timur Tengah, pasokan energi juga berasal dari Afrika, Amerika, serta wilayah lainnya guna memastikan keberlanjutan pasokan energi nasional.

“Dengan dukungan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan, Pertamina berkomitmen untuk terus memastikan kelancaran distribusi energi serta menjaga ketahanan pasokan energi bagi masyarakat Indonesia,” terang Simon.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini